Turnamen Nasional
Home > Berita > TURNAMEN INTERNASIONAL > [Denmark Open Superseries Premier 2017] Lagi, Jojo Tekuk Hu Yun
19 Oktober 2017
[Denmark Open Superseries Premier 2017] Lagi, Jojo Tekuk Hu Yun
 
 

Indonesia kini hanya tinggal memiliki satu wakil pemain dari nomor tunggal putra pada kejuaraan bulutangkis Denmark Open Superseries 2017. Jonatan Christie menjadi harapan terakhir bagi merah putih untuk bisa berbicara lebih jauh dari kejuaraan yang menawarkan hadiah total 750.000,-. Jonatan bermain apik di pertandingan pertamanya. Untuk kelima kalinya pemain yang biasa di sapa dengan panggilan Jojo ini bisa menang dari wakil Hongkong, Hu Yun.

Jojo tampil mendominasi di sepanjang 27 menit jalannya pertandingan. Permainan rally yang di tampilkan Jojo sepertinya terasa cocok untuk meladeni permainan pemain Hongkong berperingkat 25 dunia. Jojo menang mutlak dengan angka 21-8, 21-11. Sebenarnya di game kedua, Hu Yun sempat bangkit dan unggul jauh dengan 9-1. Tetapi perjuangannya sia-sia karena setelah itu Jojo menemukan kembali ritme permainanya.

Kayaknya saya memang cocok banget sama tipe mainnya Hu. Dia itu terlihat kadang mau main, kadang seperti nggak mau main. Tetapi waktu di Piala Thomas, dia mainnya ngotot, beda dengan di turnamen super series,” ujarnya kepada badmintonindonesia.org.

Baca juga: [Denmark Open Superseries Premier 2017] Marcus/Kevin Kantongi Kemenangan Laga Pertama

Saya sempat ketinggalan di game kedua, karena saya main dengan pola yang sama seperti di game pertama. Padahal ada pengaruh arah angin, beberapa kali pengembalian saya kurang akurat. Saya berusaha untuk main ulet, ajak reli, apalagi saya tahu lawan sudah tidak muda lagi, saya pasti lebih menang dari segi fisik,” sambungnya.

Di babak kedua hari ini, Jojo akan bertemu dengan pemain Inggris Rajiv Ouseph. Untuk sementara rekor pertemuan antara Jojo dengan Rajiv masih di pegang oleh Jojo dengan 2-1. Jojo hanya kalah di pertemuan pertama pada kejuaraan Piala Sudirman 2015 lalu. Di dua pertemuan terakhir Jojo mendominasi. Jojo tidak boleh memandang sebelah mata Rajiv. Pemain Inggris ini di luar dugaan mampu menjinakkan unggulan ke empat dari Tiongkok Shi Yuqi dengan 21-19, 21-13 pada babak pertama.

Perjuangan keras Anthony Sinisuka Ginting rupanya masih belum bisa membawanya ke babak kedua. Anthony terjegal oleh unggulan pertama Son Wan Ho asal Korea dengan rubber game 23-21, 17-21, 17-21. Anthony gagal mengulang sukses di Korea dimana waktu itu ia bisa membuat malu Son Wan Ho di hadapan publiknya sendiri. (AR)

Baca juga: [Denmark Open Superseries Premier 2017] Della/Rizki Menang Dua Game dari Pasangan Swedia