
Pebulutangkis putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung akhirnya lolos dari lubang jarum. Hari ini (19/9) pemain tunggal putri nomor satu Indonesia ini harus berjuang mati-matian di babak pertama pada kejuaran bulutangkis China Open 2018, untuk bisa melanjutkan pertandingan di babak kedua. Kemampuan Gregoria betul-betul diuji disini. Total satu jam yang dibutuhkan Gregoria untuk bisa menaklukan pemain tuan rumah Chen Xiaoxin.
Chen yang menjadi lawan bagi Gregoria di babak pertama rupanya tidak mau kehilangan muka dihadapan pendukungnya sendiri. Ia membuat kubu Indonesia terbungkam saat menang di game pertama dengan 21-12. Tetapi Gregoria tidak patah semangat. Meski sudah kehilangan game pertama, Gregoria tetap ngotot. Hal ini lah yang membuatnya menang di game kedua dengan 21-19. Di game ketiga kedua pemain tidak mau kalah. Chen sempat unggul di awal game ketiga, tetapi kembali bisa disamakan oleh Gregoria. Lepas perpindahan tempat, angka selalu rapat sampai harus adu setting karena menyentuh sama 20-20. Payung kemenangan rupanya sedang berpihak pada Gregoria. Setelah angka sama 21-21, Ia menjadi pemain yang bisa mendapatkan dua angka tambahan terlebih dahulu. Gregoria menang dengan 23-21.
Gregoria belum mendapat kepastian siapa lawan yang akan dihadapi di babak kedua. Calon lawannya masih harus menyelesaikan pertandingannya terlebih dahulu di babak pertama. Tetapi salah satu diantaranya adalah ratu bulutangkis Thailand Ratchanok Inthanon. Gregoria sudah dua kali bertemu dengan pemain berperingkat empat dunia tersebut. Untuk sementara Gregoria masih kalah 0-2.
Satu pebulutangkis putra Indoneisa sudah harus menjadi penonton. Tommy Sugiarto tidak bisa menaklukan pemain ruan rumah Shi Yuqi. Tommy kalah 21-23, 13-21. Indonesia masih menunggu satu pemain tunggal lainnya, yakni Jonatan Christie yang akan bertanding melawan Kanta Tsuneyama dari Jepang. (AR)
