
Pasangan campuran Indonesia unggulan dua binaan PB Djarum Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati memetik kemenangan perdananya pada turnamen CAFFINO International Challenge 2019 bertempat di GOR Djarum Magelang, Rabu (23/10) ini.
Tetapi tak mudah bagi Rehan/Lisa untuk lolos ke babak dua. Mereka pun dipaksa bermain dalam drama panjang tiga game. Tak perlu berlama-lama Rehan/Lisa raih game pertama dengan angka cukup jauh, 21-10. Meski Rehan/Lisa berkesempatan untuk berlaga dua game, tetapi sayang malah lepas dengan angka tipis, 19-21. Di game tiga Rehan/Lisa memperbaiki bentuk permainnya dan berhasil hingga menang angka ketat 21-17.
"Kita di game pertama sudah percaya diri mainnya. Tetapi game dua kita kehilangan konsentrasinya, gara-gara dua poin beruntun lepas malah blank. Awal game tiga masih blank mau main apa, tetapi Rehan sempat semangatin dan kita lebih jaga komunikasi saja." tutur Lisa.
Sebenarnya ini perjumpaan pertama bagi Rehan/Lisa terhadap seniornya itu. Kurang berhati-hati menjadi alasan permain Rehan/Lisa tidak optimal. Dengan modal menekan menjadi kunci kemenangan Rehan/Lisa tadi.
"Ya, belum pernah jumpa, sebenarnya mereka tidak ada yang bahaya mainnya. Hanya kita mainnya lebih berhati-hati tadi. Memang bola serangan mereka cukup bahaya. Kunci kemenangan kali ini lebih menekan mainnya mereka." ungkap Lisa.
Pasangan asal Filipina Alvin Morada/Alyssa Yasbel Leonardo sudah menunggu Rehan/Lisa pada babak kedua CAFFINO International Chellenge 2019 nanti. Meski belum ada catatan pertemuan, Rehan/Lisa justru ingin lebih baik di babak ke dua nanti.
"Harus mau lebih baik lagi, konsentrasi lebih dijaga dan komunikasi dijaga lagi." kata Lisa.
CAFFINO International Challenge 2019 merupakan turnamen ke delapan kalinya yang dikuti oleh Rehan/Lisa sejak dipasangkan pada bulan Maret lalu. Pada turnamen Finnish Open 2019 bulan April lalu, Rehan/Lisa memiliki catatan manis dengan keluar sebagai juara. Tetapi di turnamen Yuzu Indonesia Master 2019 bulan Oktober awal, Rehan/Lisa harus puas diposisi semifinal.
"Saya sih maunya bisa juara lagi ya seperti di Finland, April lalu. Semoga saja doa saya terkabul, amin." tandasnya. (ds)
