
Pertandingan di lapangan dua CAFFINO International Challenge 2019 pada sektor tunggal putra kembali mencetak kejutan. Ada pun, kejutan itu datang dari pebulutangkis Indonesia binaan PB Djarum Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay. Pasalnya, Ikhsan tak menyangka dapat mengalahkan pebulutangkis kawakan asal Vietnam yang juga menjadi unggulan pertama Tien Minh Nguyen.
"Ya, tidak nyangka bisa kalahkan Nguyen. Sebab jika tadi kalah pastinya saya akan latihan keras lagi, tetapi menang jadi berjuang terus." kata Ikhsan usai bertanding tadi.
Memang pada laga yang berlangsung di GOR Djarum Magelang, Jumat (25/10) tadi. Untuk mengalahkan pebulutangkis unggulan pertama tak mudah bagi Ikhsan. Butuh waktu 41 menit dan harus mau bekerja keras dalam pertarungan sengit nan panjang rubber game.
Meski di game pertama lepas dengan angka telak 9-21. Tetapi Ikhsan mampu merebut game duanya dengan angka 21-15. Bahkan, di game penentu saja, Ikhsan meraihnya dengan angka tipis 21-19. Kata Ikhsan, lepasnya game pertama lantaran ada ras keraguan dalam dirinya yang mengena mentalnya.
"Pertama saya ragu, apa lagi mental kena dan menjadi bumerang karena pemain tua dengan pengalaman jadi malah berpikir negatif. Game duanya, saya coba mendengarkan nasehat pelatih dan saya terapin, akhirnya berhasil. Game tiga pakai pola sama, tinggal atur ketenangan sama jagain pembukaan pertamanya saja." tambah Ikhsan.
Ikhsan juga mengatakan jika baru kali ini ia menghadapi tipikal permainan seperti Nguyen itu. Ikhsan pun dibuat kagok. Beruntung, lama ke lamaan Ikhsan mulai terbiasa dengan pola permain wakil Vietnam itu.
"Bola sodokannya dan netnya itu yang harus dijaga, jadi saya main lebih cepat lagi tadi. Intinya berserah diri saja sama yang diatas karena saya main seperti ini. Ya, pertama kagok dengan tipikal mainnya dia, tapi lama-lama terbiasa." ujarnya lagi.
Mengalahkan unggulan pertama, Ikhsan tak lantas langsung berbesar hati. Justru kemenangan ini membawa Ikhsan lebih percaya diri untuk dapat bertahan di turnamen CAFFINO International Challenge 2019 ini.
"Ya, percaya diri harus bertambah tetapi saya tak mau jumawa. Ya biasa saja sih." tuturnya.
Pebulutangkis asal Singapura Jia Heng Jason Teh menjadi lawan Ikhsan pada babak semifinal CAFFINO International Challenge 2019 di Sabtu (25/10) besok. Ini adalah pertemuan kedua kalinya bagi Ikhsan dan Jason dengan skor pertemuan sama kuat 1-1. Tetapi Ikhsan memiliki keuntungan, pada pertemuan terakhir Ikhsan menang 21-13 dan 21-10 di turnamen Malaysia International Junior Open 2018 lalu.
"Ya, saya mau lihat dulu penampilan dia, pastinya ada perbedaan dalam bentuk permain dia." tutup Ikhsan. (ds)
