
Kejuaraan bulutangkis German Open 2026 memasuki hari pertama. Hari ini (24/2) hanya pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menjajal babak pertama pada kejuaraan dengan level WF World Tour Super 300. Terlihat belum kesulitan bagi ganda yang belum lama disandingkan ini untuk menghentikan lawan yang berasal dari Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge. Pasangan Indonesia yang akran disapa dengan Tiw/Fadia ini menang relatif cepat dengan kedudukan 21-8, 21-12.
Usai menang di gim pertama, ganda Denmark mulai mencoba merubah pola permainan. Di tambah perbadaan arah angin pada gim kedua membuat lawan sempat unggul.
“Alhamdulillah pada pertandingan hari ini kami bisa meraih kemenangan dengan baik. Di gim pertama, kami sudah menerapkan pola permainan seperti yang biasa kami mainkan dan itu berjalan cukup lancar sehingga bisa menang dengan cukup meyakinkan.
Memasuki gim kedua, pasangan Denmark mulai mencoba bermain lebih panjang dan mengubah ritme permainan. Kami sempat terbawa pola tersebut dan tertinggal poin. Namun, kami mencoba tetap mengikuti tempo lebih dulu, lalu ketika ada celah untuk mengubah pola, kami langsung melakukan penyesuaian dan kembali ke permainan yang kami inginkan,” ungkap Tiwi dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Di gim kedua tadi kami sempat sedikit kaget dengan kondisi lapangan. Saat latihan kemarin rasanya cukup berbeda, dan hari ini di lapangan kami bertanding, terasa ada angin yang cukup berpengaruh. Tapi kami segera berkomunikasi lagi di lapangan, dan juga sempat berdiskusi dengan Coach Titin untuk menenangkan diri dan menyesuaikan permainan supaya lebih nyaman,” ucap Fadia.
“Secara keseluruhan, feel pertandingan kali ini juga cukup berbeda karena jumlah pemain Indonesia yang bertanding tidak sebanyak biasanya, jadi suasananya tidak terlalu ramai. Tapi kami tetap berusaha fokus, apalagi saat ini kami juga sedang mengejar poin ranking. Jadi kami ingin memberikan yang terbaik di setiap kesempatan,” sambung Fadia.
Di babak kedua, Tiwi/Fadia akan menantang unggulan kedua asal Chinese Taipei Hsu Yun Hui/Lin Jhih Yun. Saat masih berpasangan dengan Febriana Dwipuji Kusuma, Amallia pernah merasakan kemenangan sebanyak dua kali masing-masing pada kejuaraan Swiss Open 2025 dan Thailand Masters 2024.
“Setelah ini kami akan menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Saya pernah bertemu dengan pasangan tersebut sebelumnya, tetapi dengan partner yang berbeda. Jadi kami akan melakukan evaluasi bersama, berdiskusi dengan pelatih, serta menonton analisis video untuk mempersiapkan strategi yang terbaik menghadapi pertandingan babak 16 besar besok,” pungkasnya.
