
Tidak ada yang bisa menduga jika Indonesia bisa merebut kembali Piala Uber untuk kedua kalinya. Apalagi pada tahun 1994 China masih merajai kekuatan bulutangkis dunia dengan sederet nama beken seperti Ye Zhaoying, Zhang Ning, Ge Fei/Gu Jun, Chen Ying/WuYuhong. Tetapi bulutangkis tetap hadir dengan misteri yang menyelimutinya. China boleh berjaya, tetapi Indonesia punya semangat yang luar biasa. Terbukti, Susy Susanti dan kawan-kawan mampu menaklukkan raksasa China di hadapan penonton Indonesia. Merah putih berjaya menaklukkan negeri tirai bambu dalam babak final dengan skor tipis 3-2. Masa penantian selama 19 tahun akhirnya terjawab tuntas.
Indonesia tetap mengandalkan sang jawara Susy Susanti. Pemain kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat dipercaya menjadi ujung tombak bagi tim Indonesia. Susy diandalkan turun pada partai pertama dan lawan yang akan dihadapinya adalah Ye Zhaoying, salah satu musuh bebuyutannya. Tidak salah jika pilihan jatuh pada Susy. Ia bisa diandalkan dan mampu membuka kemenangan Indonesia menjadi 1-0. Susy menang atas Ye Zhaoying dengan skor 11-4, 12-10.
Indonesia sempat menjauh menjadi 2-0. Angka kedua disumbangkan pasangan ganda putri Finarsih/Lili Tampi yang menang atas andalan dari China Chen Ying/Wu Yu Hong dengan 15-13, 17-16.
Sayangnya China bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dua partai berikutnya direbut China. Masing-masing atas nama Ge Fei/Gu jun yang menang dari Eliza Nathanael/Zelin Resiana dengan 15-10, 15-8 dan Hang Jingna yang unggul dari Yuliani Sentosa dengan 11-5, 11-5.
Drama kemenangan terjadi pada partai kelima. Indonesia menurunkan bocah berusia 14 tahun Mia Audina yang akan bertemu dengan Zhang Ning. Mia hadir sebagai under dog. Tapi di karpet hijau Mia begitu mendominasi dengan pukulan-pukulan ajaibnya. Â Unggul pada gim petama dengan 11-7. Mia harus rela melepas gim kedua dengan 10-12. Di gim ketiga kembali Mia bertanding dengan permainan terbaiknya. Zhang Ning dibuat pontang-panting oleh pukulan Mia. Pemain kelahiran Jakarta ini, akhirnya menjadi penentu kemenangan Indonesia atas China. Pada gim penutup Mia menang dengan 11-4. Hasil yang ditorehkan Mia membuat Indonesia secara keseluruhan menang dengan skor 3-2 dan berhak membawa pulang Piala Uber. (AR)
