
Pembagian grup perebutan Uber Cup 2026 sudah dikeluarkan oleh federasi bulutangkis dunia (BWF). Terlihat jika Indonesia untuk sementara terhindar dari China yang menjadi kekuatan sentral bulutangkis dunia. Indonesia berada pada grup C bersama dengan Chinese Taipei, Kanada dan Australia. Sementara China Bercokol di Grup A bersama dengan India, Denmark dan Ukraina. Malaysia yang harus kehilangan Pearly Tan karena cedera satu grup dengan Jepang. Di grup yang sama juga nampak Inggris dan Finlandia. Korea yang menjadi salah satu unggulan ada di grup D bersama dengan Thailand, Bulgaria dan Spanyol.
Tanpa Tai Tzu Ying di sektor tunggal putri, membuat tim Chinese Taipei yang sama-sama berada di grup C bersama Indonesia akan mengandalkan Chiu Pin Chian, Lin Hsiang Ti pada sektor tunggal putri. Pada daftar peringkat terbaru, keduanya ada diurutan 15 dan 19. Dua-duanya punya potensi bertemu dengan Putri Kusuma Wardani. Sektor ganda putri Chinese Taipei membawa pasangan berperingkat sembilan dunia Hsieh Pei San/Hung En Tzu. Pasangan peringkat 11 dunia Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun juga hadir di Denmark. Ini yang membuat mereka percaya diri berada di Horsens disamping masuk sebagai unggulan keempat.
Kekuatan Kanada pada sektor tunggal putri bersandar pada Michele Li. Memang pantas Michele menjadi kartu truf bagi Kanada karena saat ini ia berada pada peringkat sepuluh dunia. Sayangnya Michele sepertinya akan berjuang sendiri di tunggal putri. Jarak peringkat dengan pemain yang dibawahnya begitu lebar. Wen Yu Zhang misalnya, peringkatnya masih ada di urutan 46 dunia. Sementara Rachel Chan yang disertakan oleh Kanada ada pada urutan 76 dunia. Sama halnya dengan Chloe Hoang yang masih di peringkat 87. Sektor ganda putri Kanada akan mengandalkan pasangan Jackie Dent/Crystal Lai. Terlihat Jackie/Crystal masih duduk duperingkat 40 dunia.
Australia hanya menyertakan enam pemain yang akan bertanding pada ajang Uber Cup 2026. Negeri Kangguru membawa serta Jesslyn Carrisia, Tiffany Ho, Faye Huo, Gronya Somerville, Victoria Tjonadi, Angela Yu. Jelas terlihat Australia begitu mengedepankan Gronya/Angela sebagai ujung tombak. Pasangan ini punya potensi menggoyang ganda pertama grup C. Gronya/Angela membawa modal sebagai juara Ciputra Hanoi – Yonex Sunrise Vietnam International Challenge 2026 dan semifinalis pada kejuaraan Ruichang China Masters 2026. Sayangnya ajang Uber Cup merupakan kejuaraan beregu bukan kejuaraan perorangan. Kekuatan yang mestinya ditopang dari sektor lain. (AR)
