
Indonesia saat ini tengah menggelar kejuaraan bulutangkis akbar dengan tajuk Polytron Indonesia Open 2026. Kejuaraan ini memiliki gengsi tersendiri. Selain menjadi salah satu kejuaraan dengan level BWF World Super Series 1000, kejuaraan yang digelar di Istora Senayan ini menawarkan hadiah yang menggiurkan, yakni sebesar USD 1.450.000. Polytron Indonesia Open 2026 menjadi kejuaraan dengan hadiah terbesar ketiga dibawah ajang BWF World Tour Finals dan China Open. Bahkan diatas kejuaraan bergengsi All England yang hanya menyediakan hadiah total USD 1.300.000.
Tidak hanya total hadiah saja yang begitu menggiurkan, kejuaraan yang menggandeng Polytron sebagai sponsor utama juga begitu memperhatikan para pecinta bulutangkis. Tidak terlihat lagi harga tiket yang melambung tingg pada perhelatan kali ini. Harga yang di bandrol pun relatif lebih terjangkau jika dibandingkan kejuaraan serupa tahun lalu.
Hanya dengan bekal Rp. 50.000 pecinta bulutangkis sudah bisa menyaksikan para atlet bulutangkis dunia bertanding. Penonton dapat menyaksikan dengan harga tiket paling murah untuk babak pertama yang diselenggarakan pada hari pertama (2/6) dan kedua (3/6). Harga ini lebih murah menjadi Rp40.000 jika penonton memesan dengan kategori Presale.Penonton dengan harga ini dapat duduk pada area CAT 3. Untuk kategori CAT 2 harga normal adalah sebesar Rp75.000 sementara VIP atau CAT 1 dihargai hanya Rp150.000. Harga ini terlihat lebih murah kurang lebih 50% jika dibandingkan tahun lalu.
Untuk hari ketiga yang memainkan babak kedua harga mulai bergerak naik. Tapi pergerakkan harga pada Polytron Indonesia Open 2026 masih relatif terjangkau. Harga tiket CAT 3 sebesar Rp.100.000,-, CAT 2 Rp. 150.000, sedangkan CAT 1 atau VIP Rp. 350.000. Jika penonton memesan harga Pre-Sale masih tetap akan mendapatkan potongan. Harga hari ketiga penyelenggaraan tahun 2026 juga masih relatif lebih murah jika dibandingkan tahun lalu.
Hal yang sama juga terjadi pada babak perempat final atau penyelenggaraan hari keempat. Walau harga tiket CAT 3 menunjukkan grafik merangkak naik, tetapi trend kenaikan tidak terlalu signifikan alias hanya bergerak naik sekitar Rp50.000 atau menjadi Rp150.000. kenaikan pada CAT 2 menjadi sebesar Rp250.000, sementara pada CAT 1 harga sebesar Rp500.000. Harga inipun masih dibawah pada ajang serupa tahun 2025 lalu.
Babak semifinal harga tiket pun masih termasuk kategori terjangkau. CAT 3 mematok harga Rp250.000, CAT 2 Rp400.000 sedangkan CAT 1 Rp750.000.
Hari terakhir atau babak final terlihat harga jual masih terjangkau, apalagi untuk kategori CAT 3. Dengan harga Rp.350.000 para penonton dapat menyaksikan puncak penyelenggaraan kejuaraan dengan aura magis dari Istora Senayan. Kenaikan harga CAT 2 untuk babak final juga hanya Rp100.000 atau menjadi Rp500.000,-. Kelas VIP atau CAT 1 dijual hanya Rp850.000. Tahun 2025 lalu, kelas dengan kategori terendah Dibandrol Rp400.000 kelas menengah Rp500.000 sedangkan VIP Rp1.000.000.
Penurunan harga tiket masuk diharapkan dapat meningkatkan animo masyarakat pecinta bulutangkis Indonesia untuk datang dan memberikan dukungan kepada atlet pujaanya. (AR)
