
Satu-satunya wakil tunggal putri ‘Merah Putih’, di Polytron Indonesia Open 2026, Putri Kusuma Wardani berhasil membukukan kemenangan di laga pembuka. Berhadapan dengan Sung Shuo Yun (Taiwan), di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6), Putri menang dua game langsung dengan skor 21-13, 21-14.
“Alhamdulillah hari ini berjalan tanpa cedera apapun. Secara keseluruhan saya cukup puas bisa memenangkan pertandingan hari ini dan bisa mengeluarkan permainan terbaik saya,” kata Putri.
Terpantau Putri sukses tampil dominan di game pertama saat berhadapan dengan Sung. Pemain Pelatnas PBSI ini tak memberikan kesempatan kepada lawan untuk bisa berkembang, dan menang 21-13 di game pembuka.
Sedikit berbeda dengan game pertama, di game kedua Putri mulai mendapat perlawanan dari Sung. Beberapa kali Sung tampak berusaha memperkecil ketertinggalan poin, meski akhirnya Putri tetap menang dengan 21-14.
“Sung Shuo Yun memang permainannya seperti itu dan terakhir bertemu di Indonesia Masters tahun ini, permainan dia tidak banyak perubahan. Tadi memang bisa dibilang saya bermain dengan teknik yang saya inginkan dan sudah membaca kekurangan lawan,” jelas Putri.
Kemenangan Putri kali ini menambah daftar panjang keunggulannya atas Sung. Hingga saat ini Putri tercatat sudah menang enam kali, dari delapan pertemuan dengan pemain Taiwan tersebut.
Bahkan kemenangan diraih Putri dalam lima pertemuan terakhir secara berurutan. Sebelum di Polytron Indonesia Open 2026, Putri dan Sung bertemu di Indonesia Masters 2026, bulan Januari lalu. Saat itu Putri menang straight game, 21-15, 21-15.
Di babak 16 besar, Putri akan berhadapan dengan Michelle Li (Kanada). Pertandingan Putri dan Li akan berlangsung pada lusa, Kamis (4/6). Li sendiri lolos usai mengalahkan Supanida Katethong (Thailand) dengan skor 22-20, 21-12.
“Saya ada rest sehari, waktu yang cukup buat saya mempersiapkan diri untuk lusa bertemu Michelle Li. Terakhir saya bertemu Michelle Li di Uber Cup dan saya kalah rubber game. Lusa bermain di Istora melawan dia, saya ingin menunjukkan kalau saya bisa mengalahkan dia. Pastinya saya akan mempersiapkan mental, pikiran dan fokus. Sebisa mungkin saya akan bermain habis-habisan,” jelas Putri.
“Terakhir melawan Michelle Li, saya merasa dia lebih menguasai setengah kedepannya. Dan memang dia mempunya bola atas yang cukup bagus dan cukup keras. Dia bermain cukup cepat. Dia ambil bola depan terus, supaya bisa dapet serangan yang bagus. Saya banyak mati di situ. Spekulasi-spekulasi bola Michelle Li cukup bagus,” ungkap Putri lagi.
Hasil lengkap pertandingannya bisa diakses di sini. (NFA)
