
Satu tempat babak perempat final pada kejuaraan bulutangkis All England 2026 dipastikan akan menjadi milik Indonesia. Sektor tunggal putri melalui Putri Kusuma Wardani sudah memiliki satu tiket di babak delapan besar. Putri yang menjadi satu-satunya tunggal putri merah putih yang bertanding di kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 1000 menang pada pertandingan babak kedua yang dimainkan hari ini (5/3). Putri menang dengan mengalahkan pemain dari Korea Kim Ga Eun. Putri menang dengan skor 25-23, 21-15.
Konsistensi permainan Putri menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Putri yang sempat memimpin dalam perolehan angka, selalu bisa terkejar oleh lawan. Di gim pertama misalnya, Putri yang sempat memimpin saat interval dengan 11-6 bisa berbalik tertinggal menjadi 14-17. Untungnya ia bisa merebut gim pertama. Putri yang sudah kembali pada bentuk permainannya bisa langsung menunggalkan lawan pada gim kedua.
“Untuk keseluruhan saya cukup puas dengan main hari ini. Tapi karena di pertandingan pertama kan hanya bermain sampai 11 poin jadi tadi masih agak sedikit engap. Kim Ga Eun juga melakukan permainan yang terbaik, dia nggak gampang mati,” ucapnya dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Kondisi lapangan sama seperti latihan sebelumnya saja, nggak banyak berubah juga, nggak terlalu angin hanya sedikit di samping. Dari permainan Kim Ga Eun juga tidak banyak berubah, dia masih mengandalkan pukulan atas dan pukulan kecilnya. Itu cukup menyulitkan karena enggak kelihatan dan sangat tajam jadi saya coba untuk batasi itu,” sambungnya.
Sesuai dengan bagan undian, Putri akan bersua dengan tunggal putri nomor satu dunia, An Se Young pada babak perempat final yang akan digelar besok (6/3). Delapan kali sudah Putri bertemu dengan sang penunggu unggulan pertama asal Korea, sayangnya delapan kali pula Putri harus menderita kekalahan.
“Besok bila bertemu An Se Young pastinya saya ingin bermain nothing to lose, pasti juga penasaran karena sudah banyak ketemu saya hanya bisa mengambil satu gim. Saya tidak mau banyak berpikir, yang penting sebelum shuttlecock jatuh harus dikejar,” lanjutnya.
“Senang bisa kembali ke All England, di sini penontonnya ramai sejak hari pertama jadi rasanya berbeda saja,” pungkas Putri. (AR)
