
Persaingan pemain masa depan bulutangkis begitu ketat. Pemain yang saat ini berada dalam usia 21 tahun seperti Alwi Farhan, Alex Lanier, Ayush Shetty, Panitchapon Teeraratsakul, Victor Lai sudah memasuki fase saling mengalahkan. Tengok saja pada pekan kemarin saat Alwi mengalahkan Alex Lanier yang berasal dari Denmark pada kejuaraan Daihatsu Japan Open 2026. Hari ini (22/7) giliran Alwi bertemu dengan pemain India Ayush Shetty pada babak pertama Victor China Open 2026. Ini merupakan pertemuan ketujuh bagi kedua pemain masa depan dunia. Sayangnya sang Dewi Fortuna enggan merapat ke permainan Alwi. Unggul dalam rekor kemenangan dari pertemuan sebelumnya, Alwi justru tersingkir ditangan pemain India berperingkat 23 dunia dalam tiga gim 17-21, 21-5 17-21.
Alwi tidak dapat mengendalikan kondisi lapangan yang berangin. Ia tidak bisa mengeluarkan permainan terbaiknnya.
“Kondisi lapangan di sini memang sangat berangin jadi agak tricky untuk menerapkan pola permainan. Ayush berubah sangat banyak dari permainan depannya, variasinya beberapa kali membuat saya tidak merasa nyaman,” ungkap Alwi dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Di gim ketiga setelah interval saya sebenarnya punya keuntungan dan sudah disiapkan akan bermain seperti apa tapi memang tidak sesuai yang diinginkan,” ujarnya.
“Pelajaran lagi hari ini bagaimana ketika di turnamen pertama sudah all out dan habis-habisan, persiapan back to back turnamennya atau minggu keduanya harus bisa lebih baik lagi. Dari fisiknya, mentalnya, pikirannya harus cepat balik, cepat reset,” sambungya.
“Setelah ini saya akan langsung alihkan fokus ke depan untuk Kejuaraan Dunia,” pungkasnya. (AR)
