
Tunggal putri binaan PB Djarum, Hani Miftasari, sukses mengamankan tiket ke babak delapan besar ajang Malaysia Junior International Challenge 2026. Kepastian ini didapat setelah Hani berhasil menundukkan pemain asal Thailand, Lada Na Nakorn melalui pertarungan sengit tiga game, 21-8, 15-21, 21-12, di babak 16 besar, Kamis (23/7).
Dalam wawancaranya seusai pertandingan, Hani mengungkapkan perjalanannya selama laga yang berlangsung di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur. Di game pertama, Hani mengaku bisa mengunci kemenangan dengan cukup mudah karena sang lawan dinilai belum menemukan ritme permainannya.
"Dianya mungkin masih belum masuk cara mainnya," ungkap Hani saat ditanya mengenai kunci kemenangannya di game pembuka.
Namun, laga berjalan alot saat memasuki game kedua. Hani sempat terbawa ambisi untuk segera menyudahi perlawanan lawan, yang justru berbuah petaka bagi dirinya sendiri.
"Game kedua kayak inginnya cepat-cepat, buru-buru matiin langkah lawan. Tapi habis itu malah banyak mati out sendiri," jelas Hani mengenai kesalahannya.
Ketegangan berlanjut di game ketiga yang menjadi penentu. Hani sebenarnya sempat memimpin poin cukup jauh sebelum interval, namun keunggulannya perlahan terkikis hingga nyaris tersusul. Ia mengakui sempat kehilangan fokus serta teknik pukulan yang kurang stabil. Beruntung, peringatan dari pelatih di pinggir lapangan berhasil mengembalikannya ke jalur yang benar.
"Tadi pelatih ngingetin soal tangan sama fokusnya supaya dikembalikan lagi," tambah Hani.
Di babak perempat final, Hani Miftasari dipastikan akan melakoni laga "Perang Saudara". Ia akan berhadapan dengan rekan senegaranya, Frisca Adelia Arifah, yang juga sukses melaju ke babak delapan besar. Terciptanya laga ini sekaligus memastikan setidaknya satu tempat bagi Indonesia di babak semifinal.
Menghadapi kompatriotnya, Hani menyatakan kesiapannya dan bertekad tampil lepas. Ia juga sudah mengantongi catatan khusus terkait gaya bermain Frisca yang menurutnya harus diantisipasi dengan baik.
"Maksimalin dulu sih, keluarin cara mainnya dulu. Kalau ketemu Frisca, yang diwaspadai mungkin mainnya, terutama bola-bola atasnya," pungkas Hani.
Frisca sendiri sebelumnya telah menghentikan langkah pemain Sony Dwi Kuncoro Badminton Club, Divya Amanta Suncoro, dengan skor 21-17, 21-19. (NFA)
