
Tim Indonesia berhasil memetik kemenangan telak 2-0 atas Uni Emirat Arab (UAE) pada babak perempat final World Junior Championships (WJC) 2026. Pertandingan yang berlangsung di Cairo International Stadium, Rabu (7/10), ini menjadi milik tim Merah-Putih setelah mampu mengamankan dua set pertandingan.
Pada set pertama, Indonesia langsung menunjukkan dominasinya. Atresia Naufa Candani/Yasintha Ristyna Putri membuka keunggulan setelah mengalahkan Vaidehi Kalidasan/Mysha Omer Khan dengan skor 11-4. Radithya Bayu Wardhana kemudian menambah keunggulan menjadi 22-20 atas Riyan Malhan.
Jolin Angelia yang turun di nomor tunggal putri juga berhasil mengatasi Vaidehi Kalidasan dengan skor 33-27. Keunggulan Indonesia semakin jauh setelah pasangan Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti menang 44-37 atas Adithya Kiran/Sakshi Kurbkhelgi.
Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan menutup set pertama dengan kemenangan tipis 55-54 atas Adam Jeslin/Riyan Malhan.
Memasuki set kedua, Indonesia kembali tampil solid. Atresia/Yasintha kembali menang atas Vaidehi/Mysha dengan skor 11-3. Pada nomor tunggal putra, Fardhan Rainanda Joe yang menggantikan Radithya Bayu Wardhana berhasil mengalahkan Riyan Malhan dengan skor 22-8.
Jolin juga kembali mengamankan kemenangan setelah unggul 33-32 atas Vaidehi. Simanjuntak/Reya kemudian memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 44-23 setelah menundukkan Riyan Malhan/Mysha Omer Khan.
Kemenangan Indonesia di set kedua ditutup Raihan/Anju yang kembali mengatasi Adam Jeslin/Riyan Malhan dengan skor 55-31. Fardhan mengatakan dirinya sudah mengamati permainan Riyan saat Radithya bertanding di set pertama. Pengamatan tersebut menjadi modal penting ketika dirinya dipercaya untuk turun menggantikan rekannya.
“Mungkin dari sebelumnya, di set pertama waktu Radithya main, saya juga sempat melihat bagaimana cara lawan bermain, cara mencari serangannya, cara defense-nya, juga dari strateginya. Mungkin itu jadi modal buat saya bermain di set kedua tadi,” ujar Fardhan.
Sebelum pertandingan, Fardhan juga mendapat arahan dari pelatih terkait strategi yang harus diterapkan. Ia diminta untuk tetap menjaga fokus dan mental selama berada di lapangan.
“Dari awal sebelum match, pelatih juga sudah kasih tahu, untuk saya siap-siap dan pemanasan, maksudnya saya harus selalu siap saja. Karena kondisi di dalam lapangan juga tidak ada yang tahu. Mungkin tadi Radithya kurang enak bermain, jadi pelatih minta saya menggantikan teman saya,” tutur Fardhan.
Menghadapi Riyan, Fardhan mengakui lawannya memiliki kualitas serangan yang cukup baik. Namun, ia mampu keluar dari tekanan dan menjaga permainan hingga mengamankan kemenangan.
“Riyan Malhan serangannya bagus juga, tenaganya ada. Jadi mungkin di akhir-akhir saya kurang antisipasi serangan, dan akhirnya saya bisa juga keluar dari tekanan lawan,” katanya.
Menurut Fardhan, fokus menjadi salah satu kunci kemenangan yang diraihnya. Dukungan para suporter Indonesia yang hadir di Cairo International Stadium juga turut menambah semangatnya di lapangan.
“Kunci kemenangannya mungkin jaga fokus, jaga pikiran, dan juga karena dapat dukungan dari suporter Indonesia tadi,” pungkas Fardhan. (AH)
