
Belum saatnya bagi pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berbicara lebih jauh pada kejuaraan Victor Denmark Open 2026. Perjuangan mereka harus terhenti di babak pertama pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 750 yang berlangsung di SJF Bank Arena, Odense, Denmark. Unggulan kedelapan asal Inggris Ben Lane/Sean Vendy menjadi pasangan yang menghentikan mimpi dari ganda putra Indonsia berperingkat 14 dunia.
“Pertama mengucapkan Puji Tuhan, pertandingan selesai tanpa cedera apapun. Lawan lebih berpengalaman, sangat matang, kami terlalu mengikuti tempo mereka. Di akhir ketika mencoba nothing to lose malah bisa banyak mengejar poinnya. Selain itu kami kurang cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock,” ucap Raymond dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
“Menurut saya hari ini benar-benar jadi pelajaran buat kami. Sebelumnya saya bilang di turnamen terakhir di Kejuaraan Dunia, kami sedang dalam tren menurun dan kami pelan-pelan ingin naik lagi, bersyukur hari ini tetap ada hal positif yang bisa diambil,” ungkap Joaquin.
“Kami merasa dari komunikasi dan segi permainan sudah lebih ok dari pada sebelumnya, kami merasa lebih enjoy namun tetap kami harus bisa lebih cepat lagi dalam beradaptasi mengikuti permainan lawan. Kami tidak puas, kami pasti kecewa jadi semoga ke depannya bisa lebih baik,” pungkas Joaquin. (AR)
