Beberapa waktu yang lalu, telah dimuat artikel bertemakan pertandingan terlama di kejuaraan bulu tangkis terbaik dunia yaitu Indonesia Open dari tahun 2015 hingga ke tahun 2017. Kali ini pun masih membahas tentang tema yang sama, hanya saja membahas tentang pertandingan terlama di tahun 2018.
Mulai tanggal 1 Juli mendatang, Mola TV menyiarkan pertandingan bertajuk Mola TV PBSI Home Tournament yang berlangsung di Pelatnas PBSI. Kali ini, giliran 11 pasangan campuran yang akan dipertandingan.
Setelah pada artikel sebelumnya ditampilkan pertandingan terlama pada Indonesia Open 2016, bagaimana dengan ajang yang sama pada tahun 2017?. Ternyata, pertandingan terlama pada ajang bertajuk BCA Indonesia Open (BIO) Super Series Premier 2017 lalu itu didominasi dari sektor ganda putri.
Pebulu tangkis tunggal putra Jepang Kento Momota butuh waktu 1:06 menit untuk menaklukan pebulu tangkis Denmark Jan O Jorgensen dengan kemenangan 16-21, 21-19 dan 21-7 pada laga final Indonesia Open 2015 lalu. Namun ini bukanlah menjadi pertandingan terlama di turnamen yang menyediakan total hadiah sekitar 10 miliar rupiah.
Dalam setiap pertandingan bulu tangkis resmi, wasit selalu dibantu oleh beberapa hakim garis. Para hakim garis membantu wasit dalam hal menunjukkan apakah shuttlecock mendarat di bagian dalam atau di bagian luar. Inilah tugas dari Hakim garis, memantau setiap pergerakan shuttlecock saat menyentuh karpet. Jumlah hakim garis dalam setiap pertandingan tergantung dari kategori/level pertandingan. Umumnya ada sebanyak 10 hakim garis yang bertugas dalam pertandingan resmi internasional.
Dalam setiap pertandingan bulutangkis, terkadang pemain yang tengah bertanding merasa tidak puas dengan keputusan hakim garis atau wasit yang memimpin pertandingan. Dulu, pemain hanya bisa pasrah dengan hasil keputusan yang dibuat oleh sang pengadil lapangan. Tetapi kini, pemain memiliki kesempatan untuk melihat tayangan ulang instan dengan teknologi Hawk Eye atau yang dalam bulutangkis lebih dikenal dengan sebutan “Challenge”. Tidak hanya pemain, Wasitpun rupanya dapat mengajukan Challenge j
Bermain dengan ayah
