Tepat hari ini, Minggu (28/4) PB Djarum merayakan hari ulang tahun yang ke-50. Berbagai perjuangan dan pencapaian yang sudah diraih untuk turut serta memajukan bulu tangkis Indonesia, sudah banyak dilakukan oleh PB Djarum.
Pasangan ganda taruna campuran unggulan tiga asal PB Djarum Ghana Muhammad Al Ilham/Khusnul Khatimah menang atas pasangan asal SGS PLN Bandung Bobby Alfiero Riyandino Hardja/Salsabila Prameswara Haryanto dengan dua game langsung, 21-8 dan 21-16 pada babak pertama Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Premier Jawa Tengah Open 2019 bertempat di GOR Satria, Purwokerto, Senin (1/4) tadi.
Pemain tunggal remaja putri PB Djarum Bilqia Prasista itu bukan hanya turun dikelasnya tetapi juga turun di kelas taruna pada kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Premier Jakarta Open 2018. Menurut gadis kelahiran Magelang 2003 itu, turun di dua nomor tidak membuat ia capek, hanya saja fokus bermain sedikit terbagi.
Â
Arfey Moreno Jazzua, adalah satu diantara peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis yang lolos tahap Screening pada Audisi yang digelar di GOR RM Said Karanganyar, Jawa Tengah.
Cedera menjadi mimpi paling buruk bagi setiap atlet. Hal ini pun harus dialami oleh atlet binaan PB Djarum, Edi Subaktiar. Bertanding di nomor perorangan SEA Games 2017, Edi yang berpasangan dengan Gloria Emanuelle Widjaja harus mundur dari arena. Berlaga di babak pertama, Edi terjatuh saat menghadapi Chan Peng Soon/Cheah Yee See saat kedudukan 5-8 di game pertama.
Kejutan kembali terukir di turnamen Indonesia International Challenge 2017. Kali ini datang dari nomor ganda putra. Kala itu pasangan didikan PB Djarum Lukhi Apri Nugroho/Tedi Supriadi menundukan pasangan diunggulkan diposisi teratas Hendra Aprida Gunawan/Markis.
Setelah saya gagal tembus seleksi Atletik nomor lari rintang di tingkat daerah
