Tunggal putri besutan PB Djarum, Maria Febe Kusumastuti akhirnya harus menghentikan perjuangannya di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015. Ia dipaksa mengakui keunggulan tunggal putri Jepang, Yui Hashimoto dalam drama tiga game.
Setelah terjadi berbagai kejutan sepanjang Kamis (4/6) di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015, bahkan dipenghujung hari pun kejutan masih terjadi. Adalah tunggal putri muda Jepang, Akane Yamaguchi yang memberikan kabar ini.
Pebulutangkis dunia yang pekan lalu baru menyelesaikan turnamen di Australia Open Superseries 2015 kini sudah berada di Jakarta. Mereka siap beraksi di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 yang didukung oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. Hadiah total Rp 10 miliar bakal jadi rebutan pebulutangkis terbaik dunia.
Setelah 12 super tiket grand final Audisi Umum Djarum dipastikan bagi para pemenang di tahapan final ini. Tenyata ada tiga peserta yang mengaku senang sekali. Pasalnya, mereka tidak menyangka akan mendapatkan super tiket dari para Dewan Pencari Bakat di akhir acara tadi.
Peserta yang masih duduk di kelas 5 sekolah dasar Negeri Bawakarai 1, Makassar ini sudah mulai suka dengan olahraga bulutangkis sejak ia berusia 6 tahun. Peserta yang memiliki nama lengkap Muhamad Asri Ardilla asal klub PB Avante Makassar ini tenyata memilih bulutangkis karena alasan tertentu.
Selain nomor ganda campuran taruna, bendera PB Djarum juga berkibar di nomor ganda taruna putra dimana atlet-atlet muda Petamburan ini sukses di arena Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Barat Open 2015.
Awal latihan masuk clib yang di Solo kelas 1 SD dan aku sudah pisah dengan orangtua sejak kelas 5 SD, waktu itu aku bergabung de
