Setelah 12 super tiket grand final Audisi Umum Djarum dipastikan bagi para pemenang di tahapan final ini. Tenyata ada tiga peserta yang mengaku senang sekali. Pasalnya, mereka tidak menyangka akan mendapatkan super tiket dari para Dewan Pencari Bakat di akhir acara tadi.
Peserta yang masih duduk di kelas 5 sekolah dasar Negeri Bawakarai 1, Makassar ini sudah mulai suka dengan olahraga bulutangkis sejak ia berusia 6 tahun. Peserta yang memiliki nama lengkap Muhamad Asri Ardilla asal klub PB Avante Makassar ini tenyata memilih bulutangkis karena alasan tertentu.
Selain nomor ganda campuran taruna, bendera PB Djarum juga berkibar di nomor ganda taruna putra dimana atlet-atlet muda Petamburan ini sukses di arena Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Barat Open 2015.
Lahir tahun 2001, membuat Moniqke Aprinadea tampil ngotot disepanjang pertandingannya saat melawan Finna Juniar Nada dari Sidoarjo. Bertanding di lapangan satu GOR Hevindo,
Pertandingan babak final di nomor ganda taruna putri, Cynthia Shara Ayunidha/Rofahadah Supriadi Putri asal PB Djarum berhasil memenangi perang saudara. Mereka dapat kalahkan pasangan Felicia Parmenas/Tutut Novi Rosita dengan dua game langsung bertempat di Gor Arie Lasut, Manado, Sabtu (2/5) sore.
Satu-satunya atlet PB Djarum yang meraih gelar juara di USM Open 2015, jatuh kepada ganda remaja putri. Di partai puncak, Sabtu (25/4) malam, Era Dzulzilah Malikul Mulki Wal Ikrom/Lisa Ayu Kusumawati berhasil menundukan wakil Exist Jakarta, Enzelica Susanto/Hediana Julimarbela dalam pertarungan rubber game bertempat di Gor USM Semarang.
Awal latihan masuk clib yang di Solo kelas 1 SD dan aku sudah pisah dengan orangtua sejak kelas 5 SD, waktu itu aku bergabung de
