Para pemain tunggal putra dan putri Indonesia berhasil melewati rintangan di hari pertama kejuaraan bulutangkis Bahrain International Challenge 2014.
Lolos di babak finalĀ nomor ganda putra putri, pasukan merah putih akhirnya harus puas menjadi runner up. Fran Kurniawan Teng/Agripina Prima Rahmanto Putra di ganda putra serta Vita Marissa/Shendy Puspa Irawati di ganda putri menjadi runner up pada kejuaraan bulutangkis Dutch Open Grand Prix 2014.
Jeka Wiratama sempat gagal meraih gelar juara di sektor ganda putra. Bersama dengan Akbar Bintang Cahyono, Jeka gagal meraih gelar juara setelah harus mengakui keunggulan ganda asal PB Exist, Alwi Mahardika/Giovani Dicky Oktavan.
Ganda pemula putri PB Djarum, Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto yang sudah meraih dua gelar juara Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) di nomor pemula, akhirnya bisa keluar sebagai juara ganda remaja putri Djarum Sirnas Li Ning Banten Open 2014. Di pertandingan yang dihelat di GOR Asa Sport Center, Cilegon ini, Febriana/Ribka dipaksa bermain tiga game pada Sabtu (11/10) sore.
Tunggal pemula putra PB Djarum Muhammad Aldo Apriyandi berhasil keluar sebagai juara Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Banten Open 2014. Di partai puncak yang digelar para Sabtu (11/10) sore, Aldo berhadapan dengan M Antonio Dhyazs dari PB Mutiara Cardinal.
Unggulan ke tujuh asal Indonesia, Maria Febe Kusumastuti berhasil menaklukkan unggulan ketiga asal Jerman, Karin Schnaase pada pertandingan yang berlangsung di Hall Topsportcentrum Almere, Netherlands-Belanda, hari jumat (10/10). Tunggal putri asal PB Djarum ini pun akhirnya maju ke laga semifinal Dutch Open Grand Prix 2014.
