Laga partai final Djarum Sirnas Jawa Timur Open 2015 berlangsung di Gor Surdiman Surabaya, Sabtu (14/11) tadi. PB Djarum menempatkan 15 wakilnya dari 19 nomor yang dipertandingkan hari ini. Ganda remaja putra Ardy Nygroho/Ario Bimo Gagat Raino menjadikan klub terbanyak yang mendapat medali di Djarum Sirnas seri ke-9 ini. PB Djarum mendapat 8 medali emas dan 12 runner up.
Fran Kurniawan/Komala Dewi yang merupakan unggulan pertama ganda campuran dewasa asal PB Djarum meraih gelar juara Djarum Sirnas Jawa Timur 2015. Pada partai puncak, Sabtu (14/11) siang, pasangan ini mengalahkan juniornya di PB Djarum Tedi Supriadi/Ririn Amelia melalui pertarungan rubber game di Gor Sudirman Surabaya.
Indonesia akhirnya hanya bisa meraih satu runner up dari kejuaraan bulutangkis French Open Super Sereis 2015. Satu-satunya harapan yang di sematkan pada pundak pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto akhirnya kandas di babak final usai dikalahkan ganda campuran Korea Selatan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na melalui rubber game 10-21, 21-15, 19-21.
Kejuaraan bulutangkis Denmark Open Super Series Premier 2015 sepertinya belum berpihak kepada para pebulutangkis Indonesia. Dari dua wakil Indonesia yang bertanding di babak final, semuanya belum dapat mempersembahkan gelar juara. Baik pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang bertanding di ganda campuran maupun Tommy Sugiarto yang menjadi wakil di tunggal putra, semuanya gagal di babak puncak.
Pasangan putri asal Indonesia Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani meraih juara Chinese Taipei Grand Prix 2015. Pada partai puncak, Minggu (18/10) bertempat di Hsing Chuang Gymnasium, Taipei, pasangan unggulan ke-4 ini mengalahkan pasangan Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto asal Jepang dalam dua game langsung.
Pasangan campuran Indonesia Melati Daeva Oktaviani/Ronald Alexander meraih tiket kebabak semi final Chinese Taipei Grand Prix 2015. Pada laga perempat final, Juma't (16/10) bertempat di Hsing Chuang Gymnasium-Taipei, pasangan yang juga unggulan pertama ini mampu mengalahkan pasangan Hongkong OR Ching Chung/Chan Kaka Tzs Ka dengan dua game langsung.
