Atlet PB Djarum, Handoko Yusuf Wijayanto yang baru pertama kali berhasil melaju ke final Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Open 2015, akhirnya berhasil menjadi juara. Lawan yang ia hentikan adalah wakil Exist, Gatjra Piliang Fiqihilallahi Cupu yang merupakan unggulan empat.
Pasangan ganda taruna putri Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco berhasil menyumbang gelar kedua bagi tim PB Djarum. Mereka berhasil mengalahkan wakil Exist/Tangkas, Brigita Marcelia Rumambi/Vehrenica Debora Rumate dalam drama dua game langsung.
Ganda campuran Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei sukses membawa pulang medali emas Kejuaraan Dunia 2015. Berhadapan dengan juniornya, Liu Cheng/Bao Yixin, Zhang/Zhao yang saat ini bertengger di ranking satu dunia berhasil mendominasi jalannya laga.
Tim ganda PB Djarum yang bermarkas di Petamburan, Jakarta berhasil meraih gelar terbanyak di Yonex Sunrise Double Special by Candra Wijaya 2015. Dari 9 gelar yang diperebutkan, PB Djarum berhasil mengoleksi empat gelar juara dan tiga runner up.
Tradisi di arena Yonex Sunrise Special Double by Candra Wijaya salah satunya adalah pemberian penghargaan kepada para legenda bulutangkis.
Pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berhasil memenuhi target untuk mengulang sukses juara di ajang Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015. Pada tahun sebelumnya, dua atlet asal klub Jaya Raya Jakarta ini juga naik podium tertinggi.
