Hari kedua pencarian pebulutangkis muda berbakat Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 sudah berakhir di GOR Sudirman. Perjalanan atlet muda untuk bisa bergabung bersama PB Djarum selangkah lebih dekat.
Olimpiade di Beijing 2008 silam tentu membawa kenangan manis bagi kita pecinta bulutangkis. Kala itu, srikandi merah putih, Maria Kristin Yulianti yang merupakan atlet binaan PB Djarum, berhasil membawa pulang piala perunggu usai mengalahkan Lu Lan.
Regsi Albert Tamahari terlihat berdoa saat pemandu bakat mulai mengumumkan kandidat penerima Super Tiket tambahan pilihan pemandu bakat. Pria kecil bernomor punggung 0015 itu terlihat mengepalkan tangannya dan berdoa sepanjang acara penutupan.
Audisi Umum PB Djarum 2016 seri ke tiga bertempat di GOR Sritex Solo sudah berakhir dan menghasilkan 17 peserta yang peraih super tiket. Seperti di Audisi sebelumnya, 12 super tiket untuk para semifinalis dan para finalis berdasarkan kategori. Di kategori U 13 dan U 15 putra berjumlah 8 peserta dan 4 super tiket untuk kategori U 13 dan U 15 putri. Serta 5 tambahan super tiket pemberian dari dewan pencari bakat.
Hari Sabtu (9/4) Normaji M Ramdani hampir tidak diizinkan bermain untuk mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016. Hal ini terjadi karena keteledorannya yang tak membawa nomor punggung. 0057, begitu nomor yang seharusnya selalu ia kenakan untuk mengikuti rangkaian Audisi Umum.
Audisi Umum 2016 di Solo, yang memperebutkan bea siswa bulutangkis Djarum, akan berakhir Senin sore ini (11/04). Salah satu legenda dari tim pencari bakat, Antonius Budi Arianto menilai Audisi ini merupakan ruang bagi atlet daerah terutama dari Solo untuk bergabung di klub PB Djarum.
