Untuk pertama kalinya sejak dipasangkan, akhirnya pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil memecahkan telur dengan merebut gelar juara dari kejuaraan yang di gelar oleh badan bulutangkis dunia. Gelar pertama bagi pasangan ganda campuran binaan dari PB Djarum ini di dapat dari kejuaraan bulutangkis India Open Grand Prix Gold 2016 yang babak finalnya dilangsungkan hari ini (31/1).
Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Gideon Marcus Fernaldi berhasil meraih gelar juara Malaysia Master 2016. Di partai final, Minggu (24/1) sore tadi, pasangan putra Indonesia ini menang melalui tiga game dari pasangan tuan rumah Koo Kien Keat/Tan Boon Heong di Stadium Spice, Penang, Malaysia.
Marsheilla Gischa Islami, pemain spesialis ganda PB Djarum ini sangat bahagia. Pasalnya, ia tercatat menjadi yang terbaik di nomor ganda putri dan ganda campuran Junior Masters 2015.
Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco asal PB Djarum meraih kemenangan di ganda taruna putri. Pada laga final, Jumat (15/1) malam tadi, pasangan ini menundukan pasangan Dianita Saraswati/Yulfira Barkah asal Mutiara Cardinal Bandung, dua game langsung di GOR Djarum Magelang, Jawa Tengah. Kemenangan ini menbawa pasangan ini bertengger di peringkat satu Junior Masters 2015.
Atlet spesialis ganda di kelompok usia remaja, Ribka Sugiarto sepertinya sudah memberikan sinyal bahwa ia adalah lawan yang patut diwaspadai. Atlet jebolan Audisi Umum tahun 2013 ini sepanjang tahun 2015 lalu berhasil mengumpulkan tujuh gelar juara di turnamen nasional.
Bila melihat kembali prestasi pemain ganda putra dunia tahun 2015, siapakah yang paling banyak meraih gelar juara. Tentu jawabnya, pasangan nomor satu dunia Lee Yong Dae/Yoo Yong Seong dari Korea. Pasangan Korea itu meraih enam gelar juara superseries/superseries premier. Tetapi mereka tidak bisa dikatakan sepenuhnya sukses, karena gelar-gelar penting diraih para pesaingnya.
