Dua wakil Indonesia melangkah ke babak semifinal Canada Open Grand Prix 2015. Setelah di nomor ganda putra, kini giliran ganda campuran meraih satu tiket ke semifinal. Pasalnya, di pertandingan perempatfinal, Jumat (26/6) kemarin, pasangan Andrei Adistia/Vita Marissa menang rubber dari pasangan Taipei, Liao Min Chen/Chen Hsiao Huan di venue Markin MacPhail Center, Canada.
Kejuaraan bulutangkis Canada Open Grand Prix 2015 sudah mulai memasuki babak utama. Pada kejuaraan yang menyediakan hadiah total sebesar US$ 50.000,- ini, wakil Indonesia di ganda putra dan putri telah melewati babak pertama dengan baik.
Atlet yang baru berusia 11 tahun, Vallent Fauzi Febriansyah kembali dipanggil ke arena Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 di GOR Lidya Djaelawidjaya.
Pertandingan di tahapan final U 13 putri pada audisi umum Djarum Purwokerto, Sabtu (13/6) pagi tadi. Nomor punggung 0363 asal PB Kopama, Cilacap, Laretha Putri Allyamevia meraih tiket grand final ke Kudus. Anak pertama dari bapak Sugeng ini mengalahkan Happy Meirita Almas, nomor punggung 0547 asal PB Sportif Suryanaga, Ngajuk dengan dua game langsung.
Salah satu dari 12 peraih super tiket dari Audisi Umum PB Djarum di Manado adalah Muh Raihan HPS Samsir. Ia berhasil lolos ke grand final Audisi Umum yang akan digelar di GOR Jati, Kudus pada 4 hingga 6 September mendatang.
Setelah 12 super tiket grand final Audisi Umum Djarum dipastikan bagi para pemenang di tahapan final ini. Tenyata ada tiga peserta yang mengaku senang sekali. Pasalnya, mereka tidak menyangka akan mendapatkan super tiket dari para Dewan Pencari Bakat di akhir acara tadi.
