Walikota Surabaya International Series untuk pertama kalinya digelar di GOR Sudirman. Turnamen yang merupakan kelas dewasa Piala Walikota Surabaya sebelumnya ini, kini menjadi turnamen level empat Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Indonesia sebagai tuan rumah berhasil mengumpulkan tiga dari lima gelar yang diperebutkan.
Pasangan putra Indonesia Kenas Adi Haryanto/ Hardianto berhasil tembus ke partai puncak Orleans Internasional 2016. Pada babak semi final, Sabtu (2/4) malam waktu Prancis, pasangan Indonesia ini mengalahkan pasangan Denmark Kasper Antonsen/ Niclas Nohr dengan dua game langsung di Palais De Sport, Prancis.
Pasangan putra Indonesia Kenas Adi Haryanto/Hardianto berhasil meraih juara Polish Open 2016. Di partai puncak, Sabtu (26/3) siang waktu Polandia, pasangan Indonesia ini membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan ke-3 asal Thailand Puavaranukroh Dechapol/Kedren Kittinupon melalui drama tiga game di Sport Hall Arena Ursynow.
Meloloskan satu wakil di babak final pada kejuaraan New Zealand Open Grand Prix Gold 2015, Indonesia akhirnya harus puas sebagai runner up
Kejuaraan bulutangkis New Zealand Open Grand Prix Gold 2015 kurang berpihak kepada ganda putra asal PB Djarum. Pada undian yang telah dikeluarkan
Unggulan pertama di nomor tunggal remaja putra asal klub PB Djarum, Mega Ciputra menundukan wakil Mutiara Cardinal Bandung, Ulul Abshar pada babak ketiga hari Kamis (23/4) siang di Gor USM Semarang. Mega menang dua game langsung dan lolos kebabak 16 besar USM Open 2015.
