Posisi Indonesia berada di ujung tanduk. Untuk sementara tim Uber Cup Indonesia tertinggal dari tim Chinese Taipei dengan 1-2 pada putaran penyisihan grup C di ajang Thomas dan Uber Cup 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark. Indonesia semula berharap Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi bisa menambah perolehan angka bagi Indonesia. Sayangnya usaha maksimal Dhinda belum membuahkan hasil. Dindha dikalahkan Ling Hsian Ti dalam dua gim 10-21, 29-30.
Kekalahan pasangan ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi membuat posisi berubah menjadi sama kuat 1-1. Pasangan Indonesia yang dipercaya turun pada partai kedua belum bisa menyumbangkan angka bagi merah putih pada pertandingan pamungkas putaran penyisihan Grup C di ajang Thomas & Uber Cup 2026 melawan Chinese Taipei. Ganda Indonesia yang biasa di sapa dengan Fadia/Tiwi kalah 21-23, 13-21 dari ganda putri nomor satu Chinese Taipei Hsieh Pei Shan/Hung En-T
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) secara resmi menyetujui perubahan sistem skor pertandingan menjadi 15 poin x 3 gim (best of three games) dalam 87th BWF Annual General Meeting (AGM) yang digelar pada Sabtu (25/4) di Horsens, Denmark.
Untuk sementara tim Uber Cup Indonesia unggul 1-0 atas tim Chinese Taipei pada pertandingan terakhir putaran penyisihan Grup C di ajang Thomas & Uber Cup 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark, hari ini (28/4). Angka pertama disumbangkan oleh pebulutangkis Putri Kusuma Wardani. Putri menghentikan pemain putri nomor satu Chiense Taipei Chiu Pin Chian. Untuk kelima kalinya Putri bisa menaklukkan lawan berperingkat 14 dunia. Kali ini Putri menang dengan angka identik 21-17, 21-17.
Tim Uber Cup Indonesia akan menjalani laga penting pada putaran penyisihan Grup C di ajang Thomas & Uber Cup 2026 yang berlangsung di Horsens, Denmark. Hari ini (28/4) Indonesia akan bertemu tim unggulan Chinese Taipei pada pertandingan terakhir. Pertandingan ini akan menjadi penentuan baik bagi tim Uber Cup Indonesia maupun Chinese Taipei. Pemenang dari pertandingan ini akan tampil memimpin Grup C dan sepertinya akan terhindar dari tim unggulan lainnya pada babak perempat final.
Tahun 2026 menjadi lembaran baru bagi Bandar Sigit Pamungkas. Setelah sebelumnya menjadi pelatih tunggal putri U15 (2025) dan tunggal putri U17, U19 dan dewasa (2024), kali ini Bandari ditunjuk untuk mengisi posisi asisten pelatih tunggal putra U15 PB Djarum.
