Rahmad Julio Rafli Ritonga
09 September 2025

Belum waktunya bagi pebulutangkis muda Indonesia Moh Zaki Ubaidillah bersinar di kejuaraan LI-Ning Hong Kong Open 2025. Pemain yang akrab disapa dengan Ubed belum berhasil menembus babak utama pada kejuaraan dengan level BWF World Tour Super 500. Ubed terhenti dibabak kualifikasi di tangan pemain berbendera Hongkong Jason Gunawan. Ubed kalah 15-21, 13-21 dari lawan yang ada diperingkat 42 dunia.

09 September 2025

Tiket babak kedua pada kejuaraan bulutangkis Li-Ning Hong Kong Open 2025 sudah digenggam pasangan ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani usai menaklukkan ganda dari Denmark William Kryger BOE Christian Faust KJÆR hanya dalam dua gim 21-10, 21-18. Ini merupakan pertemuan kedua bagi Sabar/Reza dengan ganda Denmark berperingkat 39 dunia. Hasil yang dicapai di Hong Kong, membuat kedudukan berubah menjadi 2-0 bagi ganda Indonesia.

09 September 2025

Pasangan ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi akan menantang unggulan keempat dari Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi pada babak kedua di kejuaraan bulutangkis Li-Ning Hong Kong Open 2025. Menjadi pertemuan pertama bagi ganda racikan baru Indonesia dengan Rin/Kie.

09 September 2025

Undian kejuaraan bulutangkis Li-Nong Hong Kong Open 2025 memaksa dua ganda putri Indonesia saling berhadapan di babak pertama hari ini (9/9). Pertemuan dua ganda racikan baru merah putih memunculkan pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti sebagai pemenang. Apri/Fadia menang dari rekannya sendiri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dalam pertandingan tiga gim 21-12, 12-21, 21-16.

09 September 2025

Dalam rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2025, Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PB Djarum memberikan penghargaan kepada Mohammad Ahsan dan Shesar Hiren Rustavito yang resmi masuk dalam Hall of Fame PB Djarum. Penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi atas berbagai pencapaian gemilang yang berhasil mereka torehkan sepanjang karier sebagai atlet bulutangkis Indonesia.

09 September 2025

Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putri, Yuni Kartika menyampaikan bahwa dalam Audisi Umum PB Djarum 2025, kriteria utama yang dibidik untuk sektor putri adalah postur tubuh yang ideal. Menurut peraih Uber Cup 1994 itu, faktor fisik menjadi sangat penting agar para atlet mampu bersaing di level internasional. Mengingat banyak lawan dari luar negeri memiliki keunggulan pada aspek tersebut, selain kemampuan teknik permainan.