Laga pertarungan nomor ganda putri menjadi pertandingan dengan durasi paling lama di final Indonesia Junior International Challenge 2015. Di final yang digelar pada Minggu (20/9) siang ini, Serena Kani/Mychelle Chrystine Bandaso sukses kembali menaklukan pasangan Marsheilla Gischa Islami/Rahmadhani Hasiyanti Putri. Ini menjadi perjumpaan ketiga mereka, dimana rekor pertemuan kedua pasangan ini adalah 1-1.
Atlet spesialis ganda PB Djarum, Rahmadhani Hasiyanti Putri memiliki peluang untukĀ mengawinkan gelar juara Indonesia Junior International Championship 2015. Bersama Yahya Adi Kumara, Putri sukses melaju ke partai final usai kalahkan sesama PB Djarum, Andika Ramadiansyah/Marsheilla Gischa Islami pada Sabtu (19/9) kemarin.
PB Djarum sudah dipastikan akan membawa pulang gelar juara ganda putri Indonesia Junior International Challenge 2015. Hal ini terjadi setelah di partai puncak, dua ganda putri PB Djarum akan saling berjumpa (kembali).
Setelah pertarungan seru yang dilakoni oleh Serena Kani/Mychelle Chrystine Bandaso pada Sabtu (19/9) petang, dan akhirnya berhasil dimenangi oleh Serena/Mychelle. Kubu PB Djarum pun kembali dibawa bersorak dan berdoa oleh Marsheilla Gischa Islami/Rahmadhani Hasiyanti Putri yang bertanding setelah Serena/Mychelle.
Partai puncak tunggal putri di Indonesia Junior International Challenge 2015 akan menjadi final ideal. Dimana di pertandingan yang akan digelar Minggu (19/9) siang, unggulan teratas Gregoria Mariska akan berhadapan dengan unggulan dua, Supanida Kathong.
Yahya Adi Kumara/Ramadhani Hasiyanti Putri seakan membawa misi tersendiri ke ajang Indonesia Junior International Challenge 2015. Di Malaysia International Youth U19 pekan lalu, langkah mereka dihentikan oleh duet Yantony Edy Saputra/Mychelle Christine Bandaso di semifinal, sebelum akhirnya Yantony/Mychelle menjadi juara di turnamen tersebut.
Dorongan orang tua dan kemauan sendiri
