Salah satu kegiatan PB Djarum di awal tahun adalah memberikan penghargaan kepada atlet-atletnya yang berprestasi. Tak terkecuali tahun 2015 ini, total PB Djarum mengucurkan dana sebesar Rp 600 juta untuk atlet-atlet berprestasi di tingkat Sirkuit Nasional sampai internasional.
Indonesia yang menumpukan harapan di pundak Pia Zebadiah Bernadet/Rizky Amelia Pradipta di nomor ganda putri, akhirnya harus menghapus harapan untuk bisa membawa pulang gelar di Malaysia Masters Grand Prix Gold 2015. Hal ini terjadi setelah Pia/Rizky kembali dipaksa mengakui keunggulan ganda Denmark
Indonesia yang mendominasi laga babak kedua nomor ganda putri, akhirnya berhasil meloloskan satu wakil yakni Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta ke semifinal Malaysia Masters Grand Prix Gold 2015. Keduanya melaju usai menumbangkan rekannya setanah airnya, Kehsya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari, Jumat (16/01), di Stadium Perpaduan Kuching.
Wakil merah putih di Malaysia Masters Grand Prix Gold 2015 nomor tunggal putri, masih belum bisa melangkah kebih jauh. Srikandi-srikandi tanah air gagal menaklukkan lawan masing-masing di babak kedua turnamen yang memperbutkan hadiah total US$ 120 ribu itu.
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) untuk pertama kalinya akan menghadiri langsung gelaran Djarum Superliga 2015 yang akan digelar di Denpasar, Bali mulai 25 Januari mendatang. Jika di empat penyelenggaraan awal, BWF belum pernah melihat langsung pagelaran yang menawarkan hadiah total milyaran rupiah ini
Terdegradasi dari Pelatnas Cipayung tak membuat Andrei Adista patah semangat. Andrei yang sempat berpasangan dengan Christoper Rusdianto, Gideon Markus Fernaldi dan Didit Juang akhirnya memutuskan untuk meminang pemain ganda senior Hendra Aprida Gunawan.
