Dampak merebaknya virus Covid-19 memang begitu luar biasa. Akibat yag ditimbulkan tidak hanya menyebabkan tertundanya beberapa kejuaraan bulutangkis skala nasional saja, tetapi pertandingan bulutangkis dunia juga mengalami penundaan malah pembatalan. Beberapa kejuaraan bulutangkis yang telah dinyatakan ditunda adalah Malaysia Open 2020, India Open 2020 dan Singapore Open 2020. Tidak hanya itu, kejuaraan akbar empat tahun sekali seperti Olimpiade juga terpaksa harus diundur. Olimpiade 2020 se
Di ajang Orleans Masters 2019, mantan pasangan putri Indonesia Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi salah satu wakil merah putih yang mempunyai pencapaian tertinggi.
Tak seperti biasanya, jika di tahun-tahun sebelumnya ada atlet Indonesia yang menjuarai ajang All England selalu disambut meriah. Namun tidak bagi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, yang baru saja menjadi kampiun ganda campuran All England 2020.
Hilang sudah harapan melihat ganda putri Indonesia berbicara lebih jauh di kejuaraan akbar All England 2020. Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto yang menjadi satu-satunya harapan yang tersisa di babak kedua, kandas. Ganda masa depan Indonesia ini dihentikan oleh unggulan ke empat dari Korea, Lee Sho Hee/Shin Seung Chan.
Perjalanan ganda putri Indonesia di kejuaraan All England 2020 masih terus berlanjut. Hanya sayang, dari dua pasang yang bertanding di Birmingham, Inggris hanya tersisa satu pasang saja yang lolos ke babak kedua. Harapan dari ganda putri kini bertumpu pada pasangan muda Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.
Kekalahan yang dialami Jonatan Christie di babak pertama All England Open 2020 tadi, nampaknya membuat Jonatan merasa sangat kecewa.
