Surya

Surya Adi Pambudi

Tepat pukul 08:00 di WITA, satu persatu peserta Audisi di kota Banjarmasin ini berdatangan dan memadati GOR Berkat Abadi di Banjarbaru, Sabtu (8/4). Mereka datang mengejar impian untuk menjadi salah satu atlet di klub PB Djarum.

Selain Malaysia Open Superseries Premier 2017 yang berlangsung pekan ini, pebulutangkis junior tanah air juga tengah berjuang untuk meraih gelar. Mereka berlaga di Thailand Junior International Challenge yang digelar di Bangkok, Thailand.

Gelaran Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 kembali bergema. Sukses di Pekanbaru dua pekan lalu, kini kota Banjarmasin dipercaya menjadi perhelatan kedua Audisi ini. Rencananya, Audisi akan berlangsung dari tanggal 8 April - 10 April 2017 mendatang. Bertempat di GOR Bulutangkis Berkat Abadi, Banjarbaru.

Jika Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil mempertahankan gelar di India Open Superseries 2017, maka ganda putra tanah air yang berlaga di Orleans International Challenge 2017, Kenas Adi Haryanto/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani harus puas menjadi runner up. Di laga final yang digelar pada Minggu (2/4) malam, mereka dipaksa mengakui wakil Taiwan, Liao Min Chun/Chen Heng Su dalam drama tiga game.

Pertandingan final tunggal taruna putri, Sabtu (1/4) di GOR Hervindo, Balikpapan. Pemain PB Djarum Desima Aqmar Syarafina tidak berhasil merebut juara Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Kalimantan Timur Open 2017. Langkah Desima terhenti oleh pemain yang diunggulkan diposisi dua Diana Setiyo Ningsih asal Exist Jakarta.

Untuk pertama kalinya, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis akan digelar di Pekanbaru. GOR Angkasa akan menjadi saksi bisu perjuangan atlet-atlet muda U11 dan U13 untuk mengejar mimpi mereka menjadi pebulutangkis papan atas dunia. Mulai besok (25/3) atlet-atlet muda dari Pekanbaru khususnya, dan Sumatera umumnya akan beradu kemampuan.