Sulaiman

Sulaiman

Dari Ngawi, Chelsea Veby Andela harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 2,5 jam. Ia hadir di GOR RM Said, Karanganyar bersama kedua orang tuanya, Suprianto dan Sundari. Ia pun berhasil melalui tahapan screening dan bahkan sukses melaju ke babak kedua di tahap turnamen pada Sabtu (22/7) petang.

Berakhir sudah tahap pertama Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 yang digelar di GOR RM Said, Karanganyar. Tahap screening yang sudah dimulai sejak Sabtu (22/7) pagi, berakhir pada pukul 16.30 WIB sore. Dari 471 peserta putra yang mendaftarkan diri untuk bersaing meraih beasiswa bulutangkis dari Djarum Foundation, akhirnya 128 peserta lolos ke tahap turnamen.

Dari 136 peserta putri yang mengikuti screening Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di GOR RM Said, Karanganyar pada Sabtu (22/7) pagi, akhirnya tim pemandu bakat meloloskan sebanyak 55 atlet putri untuk bertarung di tahap turnamen.

Tahapan screening bagi peserta putri pada Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di kota Cirebon sudah berakhir. Dan pukul 13:00 WIB, Sabtu (22/7) siang, terjaringlah 58 peserta putri yang lolos ketahapan dua yaitu tahap turnamen.

Tujuh anak asal klub Anugerah Padang Selasa (APS) Palembang yang masih masih terbilang belia, melakukan perjalanan jauh ke kota Cirebon. Mereka berangkat tanpa didampingi orang tua dan hanya didampingi satu orang pelatih. Tujuan jelas, mereka ingin menggapai cita-cita sebagai atlet bulutangkis melalui tahapan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis.

Sabtu pagi (22/7) pukul 06:30 WIB, GOR Bima di jalan pemuda, Cirebon, satu persatu para peserta Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 mulai berdatangan. Mereka datang dari berbagai penjuru kota Cirebon dan bahkan ada yang datang dari luar provinsi Jawa Barat, seperti dari Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan.