Babak perempat final menjadi hasil terbaik yang dapat di persembahkan oleh para atlet bulutangkis yang bertanding pada kejuaraan Korea Masters 2015. Tiga wakil Indonesia yang berjuang di babak delapan besar akhirnya terhenti kemarin (6/11).
Laga penyisihan grup tinggal menyisakan satu pertandingan. Tim merah putih akan berhadapan dengan negeri tetangga, Singapura untuk menentukan juara grup C1 di Kejuaraan Dunia Junior (BWF) yang digelar di Lima, Peru. Laga yang dijadwalkan digelar Jum'at (6/11) siang waktu setempat atau Sabtu (7/11) dini hari nanti, tim merah putih yang dipimpin oleh Imam Tohari menuturkan akan menurunkan skuad terbaiknya.
Perebutan Piala Suhandinata sudah dimulai sejak Rabu (4/11) waktu setempat. Usai membungkam tuan rumah Peru dengan skor telak 5-0, pasukan muda merah putih pun berhasil kembali membungkus dua kemenangan berikutnya atas Chile dan Guyana yang digelar pada Kamis (5/11) waktu setempat, atau pada Jum'at (6/11) dini hari dan pagi tadi waktu Indonesia bagian barat.
Jonatan Christie menjadi harapanterakhir bagi Indonesia untuk bisa meraih gelar juara dari nomor tunggal. Ia menjadi satu-satunya atlet tunggal putra Indonesia yang berhasil lolos dari babak ketiga dan menembus babak perempat final pada kejuaraan bulutangkis Korea Masters 2015 setelah dua rekannya kandas.
Pasangan ganda putri Rosyita Eka Putri Sari/Della Destiara Haris masih belum terbendung. Bertanding di babak kedua kemarin (5/11), pasangan yang baru bertanding kembali setelah Rosyita didera cidera mengalahkan wakil dari China Taipei Chiang Kai Hsin/Wu Fang Chien. Ganda masa depan Indonesia ini membungkam pasangan China Taipei berperingkat 55 dunia ini hanya dalam dua game saja.
Pemain spesialis ganda PB Djarum, Yantoni Edy Saputra menjadi salah satu ujung tombak merah putih yang diharapkan bisa berprestasi di ajang Kejuaraan Dunia Junior (WJC) yang kini tengah berlangsung di Lima, Peru. Bersama Yahya Adi Kumara, Yantoni sudah menyumbangkan satu kemenangan untuk tim merah putih.
