Para pebulutangkis tunggal putra Indonesia yang berlaga pada kejuaraan bulutangkis Thailand Open Grand Prix Gold 2015 menguasai babak kedua. Total sepuluh atlet tunggal putra Indonesia melaju ke babak kedua.
Unggulan ke tujuh asal PB Djarum di nomor tunggal taruna putra Calvin Ryan Mamoto dipaksa bermain rubber game dari wakil tuan rumah Hablil Warid pada laga kedua bertempat di Gor PBSI Kota Pontianak, Selasa (29/9) sore. Calvin pun melangkah kebabak ketiga Djarum Sirnas Kalimantan Barat Open 2015.
Laga kedua pada nomor ganda campuran remaja, Selasa (29/9) sore, bertempat di Gor PBSI Kota Pontianak. Pasangan PB Djarum Muhammad Taufiqul Hafizh/Vanadia Pranasa berhasil menang dengan mudah atas wakil Pontianak Syahri Ramadhan Aliya Azmi. Otomatis Taufiqul/Vanadia lolos kebabak perempat final Djarum Sirnas Kalimantan Barat Open 2015.
Alberto Alfin Yulianto asal PB Djarum mengalahkan wakil asal tuan rumah Fahri Chandra Pratama pada laga kedua nomor tunggal remaja putra bertempat di Gor PBSI Kota Pontianak, Selasa (29/9) pagi. Kemenangan Alberto ini membawa dirinya lolos kebabak perempat final Djarum Sirkut Nasional (Sirnas) Kalimantan Barat Open 2015.
Tunggal remaja putri asal PB Djarum unggulan ke delapan Savira Sandradewi maju ke babak perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Kalimantan Barat Open 2015. Ketika tadi, Selasa (29/9) pagi bertempat di Gor PBSI Kota Pontianak, Savira menang dua game langsung dari Resaria Riska Indah asal klub Fifa Badminton Club.
Tak tanggung-tangung, sebanyak enam belas pemain tunggal putra Indonesia menyerbu Bangkok, Thailand untuk mengikuti kejuaraan bulutangkis Thailand Open Grand Prix Gold 2015. Enam belas pemain yang berangkat ke kejuaraan berhadiah total USD 120.000,- merupakan perpaduan pemain senior dan junior. Dyonisius Hayom Rumbaka menjadi pemain terbaik Indonesia pada kejuaraan yang dimulai hari ini (29/9). Pemain yang biasa di sapa dengan Hayom ini menduduki unggulan ke-7.
