Sulaiman

Sulaiman

Bertemu dengan rekannya sendiri membuat pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir  harus lebih folus sejak awal pertandingan. Praveen Jordan/Debby Susanto yang menjadi lawannya, memang menjadi tidak bisa mengembangkan permainannya. Banyaknya kesalahan yang di buat pasangan inipun memperburuk penampilan mereka. Praveen/Debby hanya bisa menyamakan angka pada posisi 3-3. Selebihnya pasangan yang biasa di panggil dengan Owi/Butet melesat hingga akhirnya menang di game pertama dengan 2

Unggulan dua Indonesia Junior International Championships 2015, Andika Ramadhiansyah/Rinov Rivaldy sukses melangkah ke babak perempat final.

PB Djarum yang sukses meraih gelar ganda putri di India Junior International Badminton Championship dan Malaysia International Youth U19 sudah memastikan satu tiket semifinal di Indonesia Junior International Challenge 2015. Hal ini terjadi setelah juara di Malaysia, Tania Oktaviani Kusumah/Vania Arianti Sukoco akan saling berjumpa dengan Mychelle Chrystine Bandaso/Serena Kani di perempat final Jum’at (18/9) sore.

Yahya Adi Kumara/Ramadhani Hasiyanti Putri seakan membawa misi tersendiri ke ajang Indonesia Junior International Challenge 2015. Di Malaysia International Youth U19 pekan lalu, langkah mereka dihentikan oleh duet Yantony Edy Saputra/Mychelle Christine Bandaso di semifinal, sebelum akhirnya Yantony/Mychelle menjadi juara di turnamen tersebut.

Pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akhirnya menjadi satu-satunya harapan bagi Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari nomor ganda putra pada kejuaraan bulutangkis Korea Open Super Series 2015. Dua pasangan lainnya kandas di babak kedua yang di mainkan hari ini (17/9).

Membukukan kemenangan dua game dari ganda Amerika Serikat Eva Lee Paula/Lynn Obanana dengan 21-11, 21-14 membuat ganda putri terbaik Indonesia maju ke babak kedua pada kejuaraan bulutangkis Korea Open Super Series 2015. Lawan y ang berada pada peringkat 24dunia ini sepertinya memang belum berada pada level Juara Asian Games 2014 asal Indonesia. Di dua game yang di jalani, Greysia/Nitya tampil dominan. Sejak shutlecock pertama di ayunkan perolehan angka ganda Indonesia tak bsia di kejar oleh l