Sulaiman

Sulaiman

PB Djarum sudah dipastikan akan membawa pulang gelar juara ganda putri Indonesia Junior International Challenge 2015. Hal ini terjadi setelah di partai puncak, dua ganda putri PB Djarum akan saling berjumpa (kembali).

Usai bertanding selama hampir satu setengah jam di babak semifinal kejuaraan bulutangkis Korea Open Super Series 2015, pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari akhirnya memastikan diri maju ke babak final. Menghadapi pasangan tangguh dari China Luo Ying/Luo Yu, baik Greysia maupun Nitya tampil bagai tembok benteng yang sukar di tembus. Berulang kali gedoran ganda kembar dari China bisa dimentahkan.

Tinggal selangkah lagi maka pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dapat menggapai gelar juara kejuaraan bulutangkis Korea Open Super Series 2015. Hari ini (19/9), pasangan yang biasa di panggil dengan Owi/Butet ini memastikan langkahnya menuju babak final pada kejuaraan yang menyediakan hadiah total USD 600.000,-

Setelah pertarungan seru yang dilakoni oleh Serena Kani/Mychelle Chrystine Bandaso pada Sabtu (19/9) petang, dan akhirnya berhasil dimenangi oleh Serena/Mychelle. Kubu PB Djarum pun kembali dibawa bersorak dan berdoa oleh Marsheilla Gischa Islami/Rahmadhani Hasiyanti Putri yang bertanding setelah Serena/Mychelle.

Ganda putri menjadi salah satu nomor yang menyuguhkan pertarungan sengit di arena Indonesia Junior International Challenge 2015. Di babak semifinal yang digelar Sabtu (19/9) petang, Serena Kani/Mychelle Christine Bandaso berhasil lolos ke partai puncak usai berlaga dalam drama tiga game.

Partai puncak tunggal putri di Indonesia Junior International Challenge 2015 akan menjadi final ideal. Dimana di pertandingan yang akan digelar Minggu (19/9) siang, unggulan teratas Gregoria Mariska akan berhadapan dengan unggulan dua, Supanida Kathong.