Tepat pukul 12.30 waktu setempat, Djarum Sirkut Nasional (Sirnas) kesembilan di kota Padang akhirnya resmi dibuka oleh Irwan Prayitno, Gubernur Sumatra Barat bertempat di GOR Semen Padang, Padang (20/11). Pada sela-sela sambutannya, Irwan pun ingin mengucapakan terima kasih kepada PP PBSI yang telah mempercayai daerah Sumatra Barat menjadi salah satu tuan rumah dalam menyelengarakan Djarum Sirnas di tahun ini.
Kabar mengembirakan dihembuskan dari para pemain muda Indonesia. Para pemain pelapis Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada kejuaraan bulutangkis Swiss International Challlenge 2014.
Tiga kali sudah pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mencapai babak final Denmark Open Super Series Premier sejak tahun 2012. Namun sayangnya dalam tiga kesempatan tersebut, Tontowi/Liliyana belum berhasil naik podium juara, begitu juga pada laga final tahun ini.
Sementara sebagian besar para pemain Indonesia berlaga di kejuaraan bulutangkis Denmark Open Super Series Premier 2014, kabar menggembirakan justru ditorehkan oleh pasukan merah putih yang berlaga pada kejuaraan Swiss International Challenge 2014.
Satu tempat di final ganda campuran di kejuaraan Denmark Open Super Series Premier 2014 berhasil diamankan pasanganTontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Unggulan keempat ini melaju setelah menaklukkan rekan sepelatnas, Riky Widianto/Richi Puspita Dili, dengan dua game langsung, 21-10, 21-15.
PB Djarum akhirnya harus puas di posisi keempat Pembangunan Jaya Cup 2014. Di laga perebutan tempat ketiga dan keempat yang digelar pada Sabtu (18/10) pagi hingga siang, PB Djarum harus mengakui keunggulan PB Exist dengan 1-3.
