Ihsan Maulana Mustofa yang memperlihatkan grafik menanjak di semester dua tahun 2015 ini, kembali memberikan kejutan. Usai berhasil menembus partai final Thailand Open Grand Prix Gold 2015 lalu, kali ini di Macau Open Grand Prix Gold 2015, Ihsan pun masih terus melaju.
Bertempat di Gor 17 Desember, Mataram, Selasa (27/10) siang, berlangsung laga pertama nomor tunggal remaja putra. Pemain asal PB Djarum Satria Maulana Rahmadi Lubis dipaksa bermain rubber game untuk menang dari Muhammad Juan Elgiffani asal Victory So Nice Bogor.
Setelah mampu lolos ke babak utama kejuaraan bulutangkis Japan Open Super Series 2015, pebulutangkis muda Indonesia Ihsan Maulana Mustofa membuat kejutan di babak pertama. Bertemu dengan pemain Jerman Marc Zwiebler, Ihsan bermain baik. Meski harus berjibaku selama tiga game, namun Ihsan yang hanya memiliki peringkat 73 dunia ini mampu memetik kemenangan dari pemain berperingkat 14 dunia dengan 21-15, 18-21, 21-18.
Berita mengenai macet saat libur lebaran masih wara wiri dan menjadi topik hangat di seluruh media, baik elektronik maupun media cetak. Kemacetan panjang mengular baik saat arus mudik maupun arus balik lebaran. Di antara para pemudik yang merasakan kemacetan yang luar biasa, terselip satu atlet asal PB Djarum, Arya Maulana Aldiartama.
Ihsan Maulana Mustofa berteriak dan mengepalkan tangannya yang kemudian disambut oleh pelukan rekan-rekan satu timnya. Adegan ini terjadi di perebutan medali emas SEA Games 2015 lalu yang digelar di Singapura.
Di tahun baru 2015 ini Arya Maulana mendapat hadiah baru. Pebulutangkis muda asal PB Djarum ini mendapat hadiah berupa pasangan baru. Pasangan yang dimaksud disini adalah partner baru di ganda putra. Ia kini resmi berpasangan dengan pemain senior Fran Kurniawan Teng.
Mengikuti ayah latihan
