Arena Yonex Sunrise Special Double by Candra Wijaya sepertinya menjadi ajang untuk melakukan rotasi pemain di sektor ganda taruna putri.
Tradisi di arena Yonex Sunrise Special Double by Candra Wijaya salah satunya adalah pemberian penghargaan kepada para legenda bulutangkis.
Ganda putri andalan tanah air Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berhasil terus menjaga asa untuk kembali merebut gelar di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015. Bertarung di semifinal turnamen yang digelar di Taipei Arena pada Sabtu (18/7) kemarin, Greysia/Nitya sukses mengantongi kemenangan.
Babak kedua Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015 mempertemukan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang diunggulkan ditempat keempat, melawan Naoko Fukuman/Kurumi Yonao dari Jepang.
Tunggal putri Indonesia yang merangkak dari babak kualifikasi, Fitriani, akhirnya harus menghentikan perjuangannya di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015. Pemain muda yang berjibaku sejak hari Selasa (14/7) terhenti ditangan tunggal Korea, Bae Yeon Ju.
Dua dari empat wakil merah putih yang berlaga di Chinese Taipei Open Grand Prix Gold 2015 akhirnya berhasil melangkah ke babak 16 besar. Di babak pertama yang digelar kemarin (15/7), Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Pia Zebadiah Bernadeth/Variella Aprilisasi Putri Lejarsar berhasil membungkus kemenangan.
Awal ikut kakak latihan lama-lama jadi suka bulutangkis
