
Kenny Woen adalah peserta peraih super tiket di kategori U15 Putra Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di kota Solo. Kenny yang duduk di kelas 3 SMPK Santa Maria Genteng, Banyuwangi ini mengaku kalau dirinya sudah siap bersaing dengan para peraih super tiket di tahapan final Kudus nanti.
Ketika dihubungi, Kenny mengatakan sudah 100% dirinya siap menghadapi tahapan final nanti. Sejak dapat super tiket, dirinya terus giat berlatih dan hingga saat ini ia merasa sudah ada kemajuan dalam bermain. Peserta yang mengidolakan Sony Dwi Kuncoro ini juga sangat berharap bisa menjadi salah satu atlet PB Djarum kelak.
“Persiapan Kenny sangat bagus, dengan latihan standar seperti hari-hari biasanya. Hanya saja menjelang ke Kudus, Kenny lebih melatih dari pola pemainannya. Secara garis besar Kenny baru 60% ada peningkatan, fisiknya juga cukup baik. Tinggal mengenjot staminanya pasti para peserta lain stamina akan lebih kuat lagi,“ ujar Rudy Widjaja (46 tahun), ayah dari Kenny ini.
Agar di Kudus nanti, Kenny tidak terlalu tegang. Rencananya ia akan mengikuti turnamen Astec Open di kota Solo, seminggu sebelum tahapan final di mulai. Hal ini dilakukannya hanya ingin dirinya terbiasa menghadapi lawan-lawan di final nanti.
“Kenny akan coba turun di nomor tunggal pada Astec Open Solo nanti. Alasannya untuk mengasa dia agar bisa mengatur emosi dan pola permainannya. Jadi di Kudus dia sudah lebih percaya diri dan terbiasa menghadapi tekanan jika di lapangan.” tambah Rudy lagi.
Rudy juga mengatakan kalau keluarga selalu mendukung hobby Kenny untuk menjadi pemain top dunia. Dan tidak salah kalau hobbynya ini, jika tekun, maka akan menghasilkan masa depan yang bagus. Rudi bahkan mempunyai feeling kalau anaknya ini kedepan akan menjadi pemain ganda putra.
“Tapi itu semua tergantung dengan pelatihnya. Karena mereka yang mempunyai hak dalam menentukan pemain. Saya hanya bisa berdoa dan berharap. Semoga bisa terkabul keinginan Kenny ini,” ujar Rudy. (ds)
