
Turnamen India Open Super Series 2012 yang berlangsung tanggal 24-29 April, menjadi sedikit sunyi tanpa kehadiran Lin Dan. Para pecinta bulutangkis dunia khususnya India tidak bisa menyaksikan salah satu pemain terbaik dunia dari China beraksi di lapangan karpet hijau. Namun beberapa pemain top dunia akan hadir pada kejuaraan berhadiah total USD 200,000 ini.
Pemain nomor satu dari Malaysia Lee Chong Wei mencatatkan kehadirannya pada kejuaraan yang akan berlangsung di kota New Delhi, India. Denmark, Jepang serta tuan rumah India telah mendaftarkan pemain-pemainnya. Indonesia pun tak mau ketinggalan. Tim Merah Putih menyertakan empat pemain tunggal putra terbaiknya untuk bisa merebut gelar di negeri yang terkenal dengan Taj Mahal. Dua tunggal putra Indonesia malah mendapat tempat dalam daftar pemain unggulan.
Dionysius Hayom Rumbaka,atau yang biasa akrab di sapa dengan sebutan Hayom berada satu pool dengan Taufik Hidayat dan Simon Santoso. Malah Hayom mempunyai peluang bertemu Taufik Hidayat di babak kedua. Di babak pertama Hayom akan bersua dengan pemain muda China Wang Zhengming. Kali ini merupakan kesempatan bagi Hayom untuk bisa membalas kekalahan dari pemain China berperingkat 14 dunia. Pada pertemuan pertama mereka yang terjadi pada kejuaraan Kumpoo Macau Open 2011 lalu, Hayom mengalami kekalahan. Saat itu Hayom kalah dua game dari pemain yang pernah bercokol pada peringkat 12 dunia.
Unggulan ketujuh, Taufik Hidayat akan membuka peluang untuk menuju babak kedua dengan menghadapi pemain Hongkong Hu Yun. Peluang untuk menembus babak kedua sangat terbuka bagi juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2010. Hu Yun, pernah dua kali dikalahkan oleh Taufik Hidayat. Taufik yang kini ada di peringkat 12 dunia pernah mengalahkan Hu Yun pada kejuaraan All England Super Series 2010 dan Yonex Sunrise India Open 2009.
Simon Santoso kembali akan bertemu dengan Hans Kristian Vittinghus dari Denmark. Pertemuan yang akan tejadi di babak pertama ini akan di lakoni oleh mereka. Simon sempat mengalami kekalahan dari pemain lulusan kejuaraan dunia yunior ini. Kekalahan Simon dari Juara Bitburger Open 2011 ini terjadi pada kejuaran Yonex All England Open Badminton Championships 2012 lalu. Simon saat itu kalah rubber game. Seandainya mampu menghentikan pemain muda Denmark ini, Simon akan bertemu dengan pemain yang lolos dari babak kualifikasi atau Marc Zwiebler dari Jerman. Jika bertemu dengan Marc Zwiebler maka ulangan partai final Denmark Open Super Series 2009 akan terjadi kembali.
Undian kurang menguntungkan harus di terima oleh Tommy Sugiarto. Ia sudah harus bertemu unggulan ke delapan Jan O Jorgensen dari Denmark. Perbedaan kedua pemain ini berselisih tidak terlalu jauh. Jan O Horgensen berada pada peringkat 13 dunia, sementara Tommy ada pada peirngkat 18 dunia. Hanya saja pemain Denmark ini mempunyai pengalaman yang lebih dibanding Tommy. Di tahun 2010, ia mampu merebut gelar juara tunggal putra pada kejuaraan Denmark Open Super Series dengan mengalahkan Taufik Hidayat. Di tahun ini kedua pemain sempat mencatatkan diri sebagai semifinalis pada kejuaraan yang sama, Yonex German Open 2012. Tommy kalah dari Lin Dan, sementara Jan O Jorgensen kalah dari Simon Santoso. (AR)
