Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Akbar Bintang Cahyono, Lebih Gugup Jadi Imam Daripada Pertandingan
14 April 2021
Akbar Bintang Cahyono, Lebih Gugup Jadi Imam Daripada Pertandingan
 
 

Bulan suci Ramadhan sudah tiba. Seluruh umat muslim di dunia menyambut bulan suci ini dengan gembira. Di bulan ini pula setiap umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Tidak terkecuali, atlet bulutangkis seperti Akbar Bintang Cahyono.

Pemain spesialis ganda binaan PB Djarum ini juga turut menjalankan walau ia sendiri harus mengikuti latihan yang tentunya sangat berat.

“Seperti hari biasa aja. Latihan masih full dan puasa lanjut terus,” ujarnya.

Memang berat ia rasakan, latihan yang sangat berat tetapi ia tetap harus bisa menahan godaan lapar dan haus.

Haus banget. Diusahakan kuat. Kalo ga kuat terpaksa batal puasa,” serunya sambil tertawa.

Setiap harinya, Akbar harus berlatih keras seperti ini karena ia ada latihan karena kemungkinan ia akan mengikuti kejuaraan di Spanyol.

Selama masa pandemi Covid-19 yang juga belum mereda, Akbar tidak dapat menikmati santapan buka puasa yang ia selalu cari. Lontong dan gorengan yang menjadi menu andalan di bulan puasa tidak begitu saja bisa ia nikmati. Ketatnya peraturan Pelatnas yang melarang pemesanan makanan by online membuatnya melahap santapan buka puasa yang sudah disediakan.

Pengennya yang seger kaya gorengan sama lontong isi, tapi sekarang nyarinya susah banget,” tuturnya.

Selain melaksanakan puasa, Akbar juga selalu melaksanakan sholat tarawih. Biasanya ia kerap melaksanakan tarawih bersama teman-teman. Kali ini selama pandemi belum mereda, ia lakukan sendiri. Ia memilih menjadi makmum ketimbang menjadi imam pada saat tarawih.

“Biasanya kita sholat berjamaah, tetapi saya jadi makmum aja,” katanya.

Belum berani jadi imam, deg-degan. Lebih deg-degan menjadi imam dibanding ikut pertandingan. Pernah sekali jadi imam di mall, itu rasanya deg-degan banget,” lanjutnya.

Program yang sudah disematkan padanya membuat Akbar sepertinya tidak dapat berkumpul bersama dengan keluarga pada saat lebaran nanti. Pertandingan di Spanyol memaksanya mengurungkan niatnya berkumpul bersama keluarga.

Kalo tahun ini ga pulang kampung, saya jadi Bang Toyib,” pungkasnya.