
Sebanyak tiga pemain tunggal putra terbaik Indonesia akan memulai perjuangan di Kejuaraan Asia yang berlangsung di Qingdao, China. Turnamen berhadiah total US$ 150.000,- ini akan berlangsung pada tanggal 17-22 Mei 2012. Dionysius Hayom Rumbaka, Simon Santoso dan Taufik Hidayat akan bersaing dengan pemain-pemain terbaik tuan rumah.
Ketiga pemain tunggal putra Indonesia tersebar dalam dua grup. Satu pemain berada pada pool atas, dua lainnya berada pada paruh undian bawah. Indonesia pada kejuaraan Asia kali ini di motori oleh Simon Santoso sebagai pemain tunggal putra Indonesia yang memiliki peringkat tertinggi. Taufik Hidayat pun masih tetap mengepakkan sayap keperkasaannya sambil berusaha merengkuh gelar juara. Atlet PB Djarum, Dionysius Hayom Rumbaka juga turut menjadi andalan Indonesia.
Dionysius Hayom Rumbaka atau yang biasa di sapa dengan Hayom, berada satu pool bersama Simon Santoso. Tetapi rencana pertemuan keduanya akan terasa sangat sulit, mengingat atlet-atlet terbaik dari Asia akan turut ambil bagian, kecuali Lee Chong Wei. Hayom yang di hargai sebagai unggulan ke-13 harus menghadapi unggulan kedua Chen Long dari China. Tetapi Hayom harus memenangkan dua kali pertandingan awal untuk menghadapi pemain China tersebut.
Babak pertama bagi Hayom akan menjadi ajang pemanasan dan uji coba lapangan. Pemain Kazakstan Artur Niyazov akan menjadi lawan perdana Hayom. Semestinya Hayom dapat mengatasi permainan pemain Kazakstan yang belum memiliki peringkat dunia.
Di babak kedua, Juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011 akan bertemu antara pemain Jepang Shu Wada dengan Suppanyu Avihingsanon dari Thailand. Jika menilik peringkat dunia yang di miliki calon lawan, kemungkinan besar Hayom akan bertemu untuk keempat kalinya dengan pemain Thailand. Saat ini pemain Thailand ada di urutan empat puluh delapan dunia, sedangkan pemain Jepang masih berada diluar 200 besar dunia. Hayom memiliki cerita yang baik jika menghadapi pemain Thailand yang satu ini. Dari empat kali pertemuan yang pernah terjadi, Hayom masih bisa menang tiga kali berbanding kekalahan satu kali. Tetapi Hayom tetap harus mewaspadai pemain Thailand ini. Pada pertemuan terakhir yang terjadi di Yonex Sunrise Syed Modi Memorial India Open Grand Prix Gold 2011 lalu, Hayom kalah ruber game. Seandainya Hayom mampu mengalahkan pemain Thailand, maka Hayom kemungkinan di tunggu unggulan kedua asal China, Chen Long pada babak ketiga.
Peluang Simon Santoso untuk meluncur ke babak semifinal juga masih bisa. Saingan terdekatnya ada pada pemain China Du Pengyu. Kemungkinan kedua pemain ini akan saling berhadapan pada babak perempat final. Qingdao bisa menjadi tempat pertemuan keempat antar mereka. Saat ini Simon masih kalah dalam head to head. Dari tiga kali pertemuan keduanya, Simon tertinggal 1-2.
Di paruh undian atas, Taufik Hidayat harus berjuang seorang diri. Pada undian yang telah di keluarkan, Taufik Hidayat yang di unggulkan sebagai unggulan keenam, akan menghadapi Takuma Ueda dari Jepang di babak pertama. Jika menang, Taufik akan bertemu pemenang antara Zhou Wenlong (China) dengan Chan Kwon Beng (Malaysia). Juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2010 ini kemungkinan akan menemui hambatan pada babak ketiga. Boonsak Ponsana, pemain asal Thailand diperkirakan akan menjadi lawan Taufik di babak ketiga. Jika masih bisa lolos, ancaman terbesar akan ia hadapi di babak perempat final. Lin Dan, pemain salah satu pemain terbaik tunggal putra dunia kemungkinan akan bertemu dengan Taufik di babak perempat final. (AR)
