Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Sekedar Iseng Malah Lolos Audisi Umum Djarum
26 Mei 2020
Sekedar Iseng Malah Lolos Audisi Umum Djarum
 
 

Berawal dari kemauan sendiri, pebulutangkis kelahiran Semarang 2002 Sintia Dewi Yuliani untuk kali pertama mengikuti ajang Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di Kudus tahun 2014. Kepada tim pbdjarum.org, Sintia yang kala itu masih berlatih di klub Hamas Semarang menceritakan jika waktu itu alasan mengikuti Audisi Umum Djarum tahun 2014 itu hanya sekedar iseng-iseng dan penasaran.

"Ya mulanya cuma iseng-iseng dan penasaran ikut Audisi Djarum itu. Karena saya yakin pasti yang ikut Audisi juga pesertanya banyak yang bagus-bagus. Tahu-tahu saya lolos seleksi dan masuk ke karantina. Alhamdulillah setelah seminggu ada pengumuman dan saya dinyatakan masuk ke klub PB Djarum," ucapnya pebulutangkis spesialis ganda taruna.

Keinginan Sintia menjadi atlet PB Djarum karena memang impiannya sejak sedari kecil. Dan Sintia memilih klub berbasis di Kudus itu juga karena fasilitas yang diberikan lebih terjamin dengan menghasilkan pebulutangkis-pebulutangkis yang berkualitas.

"Alhamdulillah, benar-benar bersyukur dan senang banget, karena nggak nyangka malah bisa masuk klub Djarum. Memang ini keinginan saya sejak sedari kecil. Saya pilih Djarum karena fasilitasnya itu benar-benar bagus dan banyak menghasilkan pemain bagus serta berkualitas," lanjutnya lagi.

Merasa tak berkembang di sektor tunggal akhirnya Sintia pun mencoba peruntungan di sektor ganda. Sejak turun di sektor ganda, prestasi Sintia bisa dibilang cukup membanggakan. Dengan perolehan empat gelar juara, satu kali runner up dan empat kali semifinalis.

"Setelah mentok di tunggal, saya konsultasi dengan pelatih. Akhirnya tahun 2017 lalu pindah main ke ganda. Alhamdulillah, tetap bersyukur walau baru beberapa kali naik ke podium," tandas Sintia.

Pastinya Sintia juga memiliki harapan jika karirnya di bulutangkis menghasilkan prestasi yang lebih baik dengan target menjadi salah satu penghuni di Pelatnas PBSI. Meski tak mudah mengapai targetnya itu, Sintia tetap postif dan berusaha.

"Harapannya semoga bisa lebih baik lagi dari sebelumnya, prestasi bisa lebih bagus lagi dan bisa masuk Pelatnas. Yang penting berusaha semaksimal mungkin dululah. Semua juga sudah ada yang ngatur jadi percaya sama Allah saja," pungkas Sintia. (ds)