Diluar Arena
Home > Berita > Diluar Arena > Jadi Pebulutangkis Putri Terbaik, Ini Kata Liliyana Natsir
24 September 2020
Jadi Pebulutangkis Putri Terbaik, Ini Kata Liliyana Natsir
 
 

Kabar menggembirakan kembali datang dari mantan pebulutangkis nasional asuhan PB Djarum, Liliyana Natsir. Mantan atlet yang lebih akrab disapa Butet itu secara resmi dinobatkan sebagai pebulutangkis putri terbaik dalam satu dekade terakhir.

Gelar tersebut diberikan pada Buat oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) setelah melihat hasil jajak pendapat melalui Twitter BWF. Dalam hasil jajak pendapat di media sosial itu, Butet memperoleh suara lebih banyak daripada pebulutangkis Spanyol, Carolina Marin. Pebulutangkis kebanggaan Indonesia itu meraih hasil voting sebesar 90,9 persen pada babak 16 besar.

Kemudian Butet mengalahkan Huang Yaqiong (China) pada babak perempat final dengan keunggulan 89,3 persen suara. Setelah itu Butet maju dan bertemu wakil Jepang, Ayaka Takahashi, pada fase empat besar dan meraih voting terbanyak sebesar 86,6 persen Sementara itu, Takahashi mendapat 13,4 persen suara.

Pada babak final, Butet menaklukkan tunggal putri nomor satu dunia saat ini, Tai Tzu Ying (Taiwan). Kemenangan Butet hasil dari jajak pendapat dengan keunggulan 69,4 persen suara, sedangkan Tai Tzu Ying mendapat 30,6 persen suara.

Pertama pasti kaget setelah dapat berita, dan setelah itu pasti senang sekaligus bangga karena walaupun sudah pensiun, saya masih bisa mengharumkan nama bangsa,” jelas Butet kepada Pbdjarum.org.

Baca juga : [Kilas Balik Olimpiade 2016] Tontowi/Liliyana Sumbang Emas di HUT RI ke 71

Saya mau berterima kasih kepada yang sudah vote saya menjadi pemain terbaik sedekade, apalagi lihat saingan-sainganya kan pemain-pemain dunia yang prestasinya juga banyak. Sekali lagi terima kasih untuk teman-teman semua yang udah support saya dari jaman saya masih main sampe saya sudah pensiun pun tetap di-support,” beber Butet.

Selama karirnya, Butet telah banyak menorehkan prestasi membanggakan untuk Indonesia. Puncaknya kala Butet sukses merengkuh medali emas Olimpiade 2016 di Brazil bersama Tontowi Ahmad.

Selain itu, empat keping medali emas kejuaraan dunia pun telah berhasil diraih oleh wanita kelahiran Manado, 9 September 1985. Belum lagi gelar-gelar juara bergengsi seperti All England dan lainnya telah dicatatkan dalam sejarah manis Butet selama menjadi atlet. Jadi, memang sudah sepantasnya Butet dinobatkan sebagai pebulutangkis putri terbaik dalam satu dekade terakhir. (ah)

Baca juga : Kejayaan Liliyana Natsir Di Kejuaraan Dunia Yang Sulit Dilupakan