
Menyebut nama atlet serba bisa, Vita Marissa, terbayang sosok yang selalu menjadi panutan bagi atlet muda. Tak hanya panutan, Vita juga menjadi sosok yang mampu mendongkrak prestasi atlet-atlet muda. Sebut saja nama Praveen Jordan, pemain spesialis ganda PB Djarum, ia bisa melesat bersama Vita menjadi salah satu pasangan yang di takuti dunia. Bersama dengan Andrei Adistia sempat menjadi finalis Canada Open Grand Prix 2015. Di dalam negeri nama Jeka Wiratama dan Raffididas Akhdan Nugroho serta Komala Dewi menjadi nama-nama yang sukses meretas bersama atlet kelahiran Jakarta tiga puluh empat tahun silam.

Nama Vita memang masih menjadi atlet yang selalu di waspadai. Terbukti pada kejuaraan New Zaeland Open 2015, Vita yang menggandeng Andrei Adistia di nomor ganda campuran bisa menaklukan unggulan ke-6 dari China Huang Kaixiang/Zhong Qianxinmeski akhirnya mereka terhenti di babak perempat final. Di ganda putri bahka bisa menembus babak semifinal bersama dengan Komala Dewi.
Di kejuaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier, Vita dan Andrei bisa membuat sulit pasangan China Liu Cheng/Bao Yixin meski akhirnya harus menyerah rubber game. Menjadi perempat finalis ganda campuran juga di catat pada kejuaraan Vietnam Open Grand Prix 2015. Di ganda putri pun prestasi serupa di raih bersama Komala Dewi.
Berpisah dengan Andrei Adistia, Vita coba di pasangkan dengan Raffidias Akhdan Nugroho. Hasil penggabungan dua pemain senior dan juniornya ini pun bisa di bilang berhasil. Vita dan Raffidias bisa menembus babak perempat final pada kejuararan Indonesia Masters 2015. Prestasi lebih membanggakan malah ia buat di ganda putri masih dengan Komala Dewi. Vita bisa menjadi semifinalis pada kejuaraan yang diselanggarakan di kota Malang tersebut.
Dari dalam negeri, kehadiran Vita Marissa selalu menjadi momok yang menakutkan bagi para pemain nasional. Baru di pasangkan dengan Jeka Wiratama, ia bisa menjad kampiun pada Sirnas Jakarta Open 2015. Ia dan Komala Dewi pun berulang kali tampil sebagai runner up.
Prestasi yang paling anyar yang ia capai adalah saat menjadi juara ganda campuran pada ajang Kejurnas 2015 yang di langsungkan di Jakarta. Ia dan Raffidias Akhdan Nugroho sukses memetik gelar juara dengan mengalahkan pemain Pelatnas Riky Widianto/Annisa Saufika. Atas gelar tersebut, Vita bisa membawa Raffidias kembali masuk menjadi bagian dari Pelatnas.
