Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Ririn/Melati Tantang Pasangan Nomor Satu Dunia
23 Juni 2011
Ririn/Melati Tantang Pasangan Nomor Satu Dunia
 
 

Jakarta - Ririn Amelia/Melati Daeva Oktaviani berhasil merebut kesempatan untuk bisa menantang rangking ke-1 dunia, Wang Xiaoli/Yu Yang di babak kedua Djarum Indonesia Open (DIO) Premier Super Series. Mereka berhasil melaju ke babak 16 besar setelah menundukkan atlet asal Amerika Serikat, Wang Iris/Wang Rena.

Di game pertama, Ririn/Melati cukup tertekan dan tak bisa mengembangkan permainan. Di dampingi pelatihnya Rudy Gunawan, mereka akhirnya mengakui keunggulan penghuni rangking 27 dunia itu dengan 14-21.

“Di game pertama kita memang kehilangan banyak angka karena salah mengantisipasi bola dan melakukan kesalahan sendiri,” jelas Ririn.

Ririn/Melati yang menduduki rangking 214 dunia itu, mampu mendominasi jalannya game kedua.Melati yang kerap memotong bola di depan net, dan dipadukan dengan gebukan keras Ririn di belakang membuat mereka sanggup untuk memimpin 11-5 di interval. Sang lawan pun kian tak berdaya, ganda taruna yang mencolok di arena Djarum Sirkuit Nasional itu pun menang 21-11.

Di game penentuan, Ririn/Melati tak mengendurkan gempurannya. Meski sempat kehilangan empat angka berturut-turut karena kesalahan sendiri, saat kedudukan 10 sama, mereka membayar kesalahannya dengan mencuri lima angka berikutnya. Mereka pun menutup game ketiga ini dengan 21-15 setelah smes Ririn gagal dikembalikan duo Wang itu.

“Di paruh game ketiga, kami banyak diuntungkan dengan kesalahan-kesalahan sendiri dari lawan, dan kami juga tidak menghentikan serangan kami.”

Di babak kedua mereka akan menantang ganda putri nomor satu dunia, Wang/Yu. Pasangan asal China itu lolos setelah menundukkan Komala Dewi/Jenna Gozali dengan dua game langsung 21-11 dan 21-8.

“Untuk besok kami melihatnya sebagai sebuah kesempatan besar untuk berlaga melawan pemain dunia. Kami sendiri sebetulnya sudah sangat bersyukur bisa lolos ke babak utama, jadi pertandingan besok akan kami jadikan sebagai pengalaman saja,” pungkas Ririn.