Diluar Arena
Home > Berita > DILUAR ARENA > Arya Maulana Aldiartama, Belanja Sebelum Mudik
24 Juli 2013
Arya Maulana Aldiartama, Belanja Sebelum Mudik
 
 

Bagi para pemudik yang biasa menjalankan tradisi mudik lebaran, biasanya menjelang hari raya Idul Fitri semuanya akan sibuk mempersiapkan diri. Bermacam barang yang nanti akan dibawa sudah jauh-jauh hari di persiapkan. Arya Maulana Aldiartama termasuk salah satu di antaranya.

Ia yang selalu rajin pulang kampung ke kota Solo, tempat orang tuanya tinggal, biasanya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Ia mempunyai kebiasaan berbelanja sebelum berangkat mudik.

“Biasanya sebelum pulang kampung saya suka belanja dulu,” ujarnya bercerita.

Namun ia tidak terlalu memilih lokasi tempatnya berbelanja. Semasa di Petamburan dulu, sewaktu masih berlatih di PB Djarum, beberapa mall terdekat yang berlokasi di Jakarta Barat mejadi incarannya. Kini, setelah ia menjadi pasukan muda Cipayung, maka mall di sekitar Cipayunglah yang akan  menjadi tujuan utamanya.

“Paling yang dekat sekitar Cipayung. Yang terdekat sih Cibubur Junction. Tapi kalo memungkinkan ke Pondok Indah Mall,” lanjutnya. 

Ia kerap pergi berbelanja bersama dengan teman-temannya. Ia tak menyangkal jika barang-barang yang nanti akan di belinya merupakan persiapan untuk lebaran. “Belanja baju lebaran,” pungkasnya sambil tersenyum. Arya tak hanya memikirkan dirinya sendiri pada saat berbelanja. Ia pun kerap membelikan pakaian untuk kedua orang tuanya dan juga adik-adiknya. “Kadang berupa baju, kadang berupa barang untuk orang tua dan adik,” ujar kakak dari dua orang adik ini.

Persiapan pulang kampung menuju kota di Jawa Tengah ini semakin matang. Jauh-jauh hari ia telah memesan sendiri tiket pesawat terbang. Harga tiket pesawat yang semakin menjulang tinggi bukan lagi menjadi penghalang baginya.

“Buat pulang kampung bertemu keluarga, mahal juga ga masalah,” tegasnya. Berkumpul bersama keluarga memang menjadi tujuan utamanya. Apalagi ia kini lebih sering berada di ibukota Jakarta, maka kumpul bersama keluarga menjadi hal yang ia inginkan setiap tahunnya.

“Saya selalu kangen kumpul bersama keluarga besar. Kangen sahur bareng. Kangen buka puasa bareng,” lanjutnya. Di kampungnya pulalah ia bisa mendapatkan makanan favoritnya untuk berbuka puasa. “Biasanya di rumah saya buka puasa dengan kolak. Makanan buka puasa ini yang jarang ada di Pelatnas,” tandasnya. Perjalanannya menuju bandara Adi Sumarmo, Solo, akan ia tempuh sendiri. “Saya berangkat sendiri sampai Solo. Nanti dari bandara sudah di jemput keluarga,” lanjutnya. Tradisi keliling kota di saat malam takbir menjadi salah satu acara yang juga ia tunggu-tunggu. Ia dan keluarga besarnya biasanya akan berkeliling kota di saat malam takbiran. “Di malam takbiran, kalo ga di rumah, saya dan saudara-saudara biasa jalan-jalan keliling kota,”  paparnya.

Sebagai seorang atlet, Arya terbilang beruntung. Beberapa atlet penghuni Pelatnas Cipayung pada saat lebaran masih harus berlatih guna mempersiapkan diri menjelang turnamen yang harus di ikutinya. Keberuntungan ini lah yang ia manfaatkan untuk melepas kerinduan dengan keluarga besarnya.

Selamat berlibur Arya. (AR)