
Dalam dua hari terakhir, Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama para legenda dan pelatih PB Djarum hadir di Banyuwangi, Jawa Timur. Sebuah kota kecil di timur Jawa ini bukan kota sembarang, tetapi kota lahirnya salah satu pebulutangkis papan atas tanah air, Alvent Yulianto, dan merupakan kampung halaman pemain ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Dari kota inilah, Alvent dan Kevin berasal. Dan ini menjadi salah satu alasan mengapa Banyuwangi dipilih untuk menjadi lokasi coaching clinic kedua setelah Bogor pada Februari lalu.
“Antusiasme pelatih dan atlet di Banyuwangi ini sangat tinggi. Bisa dilihat saat pelatih kemarin lebih dari 50 pelatih hadir, meskipun sayang memang tidak ada pelatih wanita. Dan hari ini lebih dari 200 anak hadir di GOR Tawangalun ini menjadi sinyal positif bahwa bulutangkis tetap diminati dan semakin diminati,” ujar Lius Pongoh.
Lius pun menuturkan bahwa kualitas atlet-atlet muda tak kalah dibanding kota lain.
“Perbedaan di Banyuwangi tidak begitu mencolok. Apalagi dengan kota-kota lain di Jawa bagian timur, saya juga salut mereka masih tetap mau datang mengingat banyak dari mereka yang seharusnya mempersiapkan diri untuk ujian. Bibit di kota ini pun tetap ada, semoga mereka nanti turun di Audisi Umum, dan kita bisa mencari penerus Alvent dan Kevin,” pungkasnya.
Audisi Umum sendiri akan digelar pekan depan, 9-12 April 2016 di dua kota, Solo dan Makassar. Audisi Umum ini menjadi edisi ketiga setelah sebelumnya sukses digelar di Bandung, Palembang, Balikpapan dan Purwokerto.
