Sirkuit Nasional
Home > Berita > SIRKUIT NASIONAL > [Hydroplus Sirnas A DKI Jakarta 2026] “Pecah Telur”, Hani Miftasari Akhirnya Duduki Podium Utama
08 Agustus 2026
[Hydroplus Sirnas A DKI Jakarta 2026] “Pecah Telur”, Hani Miftasari Akhirnya Duduki Podium Utama
 
 

Pebulu angkis tunggal taruna putri besutan PB Djarum, Hani Miftasari, sukses mengamankan podium tertinggi di ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026. Hani keluar sebagai juara setelah menundukkan wakil asal klub Jaya Raya Jakarta, Shaafiya Yasmin Maitsaa, pada laga final yang berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (8/8).

Tampil percaya diri, Hani sukses menyudahi perlawanan Yasmin lewat pertarungan straight game dengan skor 21-18 dan 21-16.

Kemenangan ini tak lepas dari taktik jitu yang diterapkan Hani sejak game pertama. Ia mengaku sudah mewaspadai permainan Yasmin dan mengambil inisiatif serangan lebih awal agar mendikte jalannya pertandingan.

"Mau berani nyerang duluan, ngontrol bola depan didorong-dorong, habis itu baru serang," ungkap Hani usai pertandingan membeberkan strateginya.

Ia juga jeli melihat celah lawan yang kesulitan beradaptasi dengan arah pukulannya. "Nggak tahu deh, dia (Yasmin) kayaknya kurang enak sama bola pukulan saya," tambahnya.

Gelar juara Sirnas A seri Jakarta ini terasa sangat emosional dan spesial bagi Hani. Pasalnya, kemenangan ini sekaligus mengakhiri rentetan hasil runner-up yang kerap membayanginya di kelompok usia sebelumnya.

"Senang banget sih. Dulu pas di kelompok usia remaja dan pemula tuh kayak selalu stuck di finalis terus, belum pernah podium tertinggi. Ini baru masuk taruna awal malah bisa juara. Lega rasanya," cerita Hani dengan raut wajah gembira.

Keberhasilan Hani menjuarai turnamen ini juga menjadi pembuktian mentalitasnya yang tangguh. Meski harus bersaing dengan lawan-lawan yang usianya lebih tua dan berstatus unggulan, ia tampil tanpa beban. Persiapan fisik yang matang serta dorongan moral dari tim pelatih PB Djarum diakui menjadi kunci utama.

"Sebenarnya memang sudah berharap bisa juara sih, karena persiapan sudah oke. Pelatih-pelatih juga selalu menguatkan dan kasih tahu kalau saya punya potensi lebih daripada yang lain," tegas atlet muda ini.

Menatap rangkaian turnamen berikutnya, Hani enggan cepat berpuas diri. Ia berharap gelar perdananya di level taruna ini menjadi batu loncatan untuk terus mengukir prestasi gemilang.

"Target ke depannya mungkin pengen bisa konsisten main kayak gini terus. Habis itu kalau bisa ya naik podium dan podium lagi," tutup Hani. (NFA)