
Sektor tunggal taruna putri PB Djarum meloloskan dua wakil ke babak semifinal ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026. Kedua pemain tersebut adalah Hani Miftasari dan Christabel Calista Purwanto, yang sukses mengamankan tiket empat besar usai memetik kemenangan di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/8).
Dalam rangkaian pertandingan tersebut, Hani Miftasari sukses menaklukkan Kharissa Widyanda Saputri (Mutiara Cardinal Bandung) lewat pertarungan dua game langsung dengan skor ketat 21-16, 21-19. Kesuksesan tersebut turut diikuti oleh rekannya, Christabel Calista Purwanto, yang melaju mulus usai menundukkan Keira Putri Indriyan (Mutiara Cardinal Bandung) dengan skor meyakinkan 21-15, 21-15.
Kemenangan Hani di babak perempat final rupanya didapat melalui pertarungan taktik yang cukup menguras fokus. Seusai laga, Hani mengakui bahwa dirinya sempat terlambat panas di awal game pertama dan terbawa ritme terburu-buru di game kedua, yang membuat skor sempat berjalan ketat.
"Game pertama itu poin-poin awal kayak belum ada nyawanya, belum in di lapangan. Habis poin 11 baru mulai ada hawanya. Game kedua awal-awal juga pengennya buru-buru mau nyepetin duluan, lawan juga sempat mengejar. Akhirnya polanya dirubah lagi, jadi enak lagi," ungkap Hani mengevaluasi permainannya.
Hani juga menyoroti kelebihan Kharissa yang memiliki refleks sangat cepat, terutama saat memotong bola datar di sekitar badan. Untuk mengatasi hal tersebut, Hani mengubah strategi dengan membatasi ruang gerak lawannya di poin-poin kritis.
Melangkah ke babak semifinal, dua srikandi PB Djarum ini sudah ditunggu lawan-lawan tangguh. Calista akan berhadapan dengan wakil Jaya Raya Jakarta, Shaafiya Yasmin Maitsaa. Sementara itu, Hani akan menantang Wa Ode Andita Julianti (PB AIC, Bekasi).
Wa Ode sendiri berhasil melaju ke semifinal usai menjegal langkah wakil PB Djarum lainnya, Frisca Adelia Arifah. Dalam laga yang berlangsung sengit, Wa Ode menghentikan Frisca dengan skor tipis 21-19, 22-20.
Menghadapi pemain yang baru saja mengalahkan rekan satu klubnya, Hani mengaku sudah mengantongi catatan khusus terkait kekuatan lawan. Ia mengamati bahwa Wa Ode memiliki keunggulan fisik dan tenaga yang besar. Hani bertekad untuk berjuang maksimal dan menjaga staminanya agar tidak kehabisan tenaga di tengah lapangan.
"Tenaganya (Wa Ode) kayaknya lebih gede deh, dia lebih ada tenaganya. Jadi ya fight dulu lah, keluarin semampunya dan maksimal dulu. Pasti tenaga sendiri harus di-up lagi," pungkas Hani mantap. (NFA)
